seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sempat Terpasang, Bendera Palestina Diturunkan

by Redaksi - Tanggal 11-08-2022,   jam 08:26:11
Babinsa Kelurahan Langkai Serma Ilham bersama pihak Kelurahan Langkai, mendatangi tempat bendera merah putih berdampingan dengan bendera Palestina di depan Kantor Komunitas Anak Masjid Palangka Raya Jalan Cempaka. FOTO: ISTIMEWA Babinsa Kelurahan Langkai Serma Ilham bersama pihak Kelurahan Langkai, mendatangi tempat bendera merah putih berdampingan dengan bendera Palestina di depan Kantor Komunitas Anak Masjid Palangka Raya Jalan Cempaka. FOTO: ISTIMEWA

SB, PALANGKA RAYA - Heboh bendera merah putih berdampingan dengan bendera Palestina terpasang di Kota Palangka Raya Jalan Cempaka, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, pada Kamis (11/8/2022) sore.

Bendera asal Negera Asia Barat tersebut berdiri kokoh berdampingan dengan bendera Indonesia di depan Kantor Yayasan Anak Masjid Palangka Raya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Babinsa Kelurahan Langkai, Serma Ilham saat diwawancara awak media ini.

Menurut Ilham, sewaktu dirinya sedang di kantor mendapat pesan singkat dari masyarakat dan sebuah foto. 

Kemudian katanya, ia bersama pihak kelurahan mendatangi pihak yayasan untuk memberikan pemahaman untuk menurunkan bendera tersebut.

"Bendera sudah kita turunkan bersama pihak yayasan, kita juga meminta jangan sampai memasang kembali. Apalagi sekarang adalah momentum Agustusan, jangan sampai nantinya tercoreng yang tidak baik," tegasnya.

Disampaikannya, dari pengakuan pihak yayasan sudah terpasang selama tiga hari. 

"Sudah tiga hari terpasang dan hari ini sudah di turunkan. Kami juga meminta pihak yayasan untuk ikut memeriahkan 17 Agustus dengan hal yang positif," terang Ilham.

Sementara, Ketua Komunitas Anak Masjid Palangka Raya, Jepri mengatakan, jadi sudah disampaikan pihak Babinsa dan kelurahan, pertama memasang bendera merah putih dalam merayakan kemerdekaan. 

"Terkait bendera Palistina adalah sebagai bentuk solidaritas sesama muslim. Kita secara solidaritas tidak lain hanya bentuk solidaritas, karena masih ada pembantaian disana," tuturnya. (ok)