Agar Tak Punah, Budaya Kalteng Perlu Regenerasi
SB, PALANGKA RAYA – Agar budaya Kalimantan Tengah (Kalteng) tak punah dan terus berkelajutan maka harus ada regenarasi, sehingga kebudayaan Kalteng tetap ada. Hal ini disampaikan anggota DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo.
“Agar kebudayaan tetap ada maka peran dari orang tua dan para pendidik juga sangat diperlukan, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan pengetahuan kepada mereka (generasi penerus-red),” katanya Kamis, (04/05/2023).
Adanya Festival Palangka 2023 lanjut Sigit, bisa memberikan pelajaran kepada Generasi Muda yang di Kalteng terutama di Kota Palangka Raya agar mereka mencintai budaya Kalteng.
“Nah ini merupakan tugas generasi muda untuk mempertahankan kebudayaan Kalteng, jangan sampai hilang begitu saja karena tak ada kaum muda yang mempertahankannya,” ungkap Sigit.
Dia menambahkan, pada kegiatan Festival Palangka 2023 para kaum muda bisa melihat secara langsung lomba jukung tradisional, lomba mangaruhi, lomba manyipet dan lainya.
“Dengan adanya perlombaan itu maka pemerintah setempat mengajak para kaum milenial untuk terus melestarikan kebudayaan lokal, dengan cara berpartisipasi mengikuti perlombaan,” tuturnya.
Sigit menjelaskan, seni budaya, adat istiadat serta kearifan lokal masyarakat Dayak sangat kaya ragamnya, sehingga harus dijaga secara turun temurun dan menjadi tugas penting kaum muda untuk mempertahankannya.
“Jadi tradisi atau kesenian ini harus terus dilestarikan kepada penurus generasi, sehingga terus dikenal,” tutur legislator PDI Perjuangan tersebut. (mda/ok)