Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Sosialisasi Peningkatan Kompetensi Guru di Kabupaten Kapuas

Redaksi 17-07-2023, 01:31 WIB 2 menit baca
FOTO BERSAMA - Sekda Kabupaten Kapuas Septedy bersama Kadis Pendidikan Kapuas Aswan, Tim Hafecs Jakarta dan para Kepala Sekolah dan guru SD, SMP dan SMA/K di Kabupaten Kapuas, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Kamis (13/7/2023). FOTO : DISKOMINFO KAPUAS
FOTO BERSAMA - Sekda Kabupaten Kapuas Septedy bersama Kadis Pendidikan Kapuas Aswan, Tim Hafecs Jakarta dan para Kepala Sekolah dan guru SD, SMP dan SMA/K di Kabupaten Kapuas, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Kamis (13/7/2023). FOTO : DISKOMINFO KAPUAS

SB, KUALA KAPUAS – Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy jadi salah satu narasumber pada acara Program Sosialisasi Peningkatan Kompetensi Guru, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Kamis (13/7/2023).

Kegiatan tersebut sehubungan dengan adanya Surat dari HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) Jakarta, tentang program Peningkatan Kompetensi Guru, yang di laksanakan dalam dua sesi dengan tema evaluasi proses pemebelajaran sebagai katalisator pembentukan komunitas belajar di sekolah untuk Kepala Sekolah dan Mengoptimalkan potensi siswa dengan penguatan kompetensi guru sebagai dasar perubahan positif di lingkungan sekolah guru.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Aswan, Deputi Direktur In Rnd of Hafecs Danang Bagus Yudistira, Senior bserta Tim Hafecs, Pimpinan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, para Kepala Sekolah dan guru SD, SMP dan SMA/K di Kabupaten Kapuas.

Dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Kapuas Septedy berkesempatan menyampaikan paparan terkait Kerangka Pendidikan yang Efektif Bagi Para Guru di Era Disrupsi Digital.

Septedy mengatakan bahwa perubahan teknologi yang cepat dan mempengaruhi semua, oleh karena itu pada kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru sehingga bisa memahami apa saja yang menjadi dampak terkait dengan disrubsi digital ini.

“Dampak-dampak inilah baik positif dan negatifnya, sehingga para guru mampu meningkatkan kapasitasnya dalam memberikan pendidikan yang efektif bagi para murid,” tutur Septedy.

Dirinya juga berharap kedepan untuk beberpa permasalahan yang di petakan terkait dengan era disrubsi digital ini dengan adanya blank spot, agar dapat dipikirkan bersama berkolaborasi antara pemerintah daerah, pusat dan pihak swasta sehingga kedepan tidak ada lagi namanya blank spot.

“Agar para murid bisa dengan mudah mengakses internet secara gratis sehingga tidak ada lagi masalah, paling tidak dalam akses internet. Pemerintah Kabupaten Kapuas juga turut mendukung dan semoga akan ada lagi kegiatan seperti ini, sehingga guru akan makin profesional, inovatif dan efektif agar selama ini yang kita gaungkan bisa diwujudnyatakan,” pungkasnya. (hmskmf)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard