Lewati ke konten utama
Provinsi

Wabup Kotim Minta Pengedar Sabu 9,2 Kg Ditangkap BNNP Dihukum Mati

Redaksi 01-08-2023, 12:40 WIB 1 menit baca
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati saat menghadiri konferensi pers pengungkapan sabu oleh BNNP Kalteng. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati saat menghadiri konferensi pers pengungkapan sabu oleh BNNP Kalteng. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati mendukung penuh dalam pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Habaring Hurung yang di lakukan jajaran oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal tersebut disampikan Irawati yang juga sebagai Ketua BNNK Kotim saat menghadiri konferensi pers pengungkapan 9.214,5 gram atau 9,2 kilogram sabu-sabu, bertempat di Lobi BNNP Kalteng pada Selasa (1/8/2023) pagi.

“Sebelum kami dilantik sebagai pejabat di Kotim, saya dan bapak Bupati H Halikinnor sudah berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba. Saya juga mendukung para pelaku ini dihukum mati, karena sesuai dengan Undang-Undang apabila barang bukti diatas 1 kilogram,” ucap Irawati kepada wartawan di Palangka Raya.

Disampaikan Wabup, dalam pemberantasan narkoba ini paling tidak mengurangi peredaran. Dan peran pemerintah sendiri untuk pemberantasan selama ini adalah bekerjasama dengan Polres Kotim, namun untuk hasil pengungkapan memang masih jauh atau paket kecil dan kali ini BNNP Kalteng berhasil mengamankan sangat besar sehingga ini menjadi perhatian serius.

“Kami terus bersinergi dengan Polri dan BNN dalam pemerantasan narkoba ini. Dan mudah-mudahan kedepan dalam waktu dekat di Kabupaten Kotawaringin Timur segera dibentuk BNNK, karena kami juga sudah menghibahkan lahan untuk pembangunannya,” sebutnya.

Bahkan lanjutnya, sebagai Ketua BNNK Kotim dirinya juga sudah berapa kali berkoordinasi dengan BNN Pusat agar segera dibangunkan Kantor BNNK di Kotim dalam hal ini untuk meminimalisir peredaran gelap narkoba.

“Selain upaya berkoordinasi dengan APH, kami juga melaksanakan duka bebas narkoba yaitu dengan mensosialisasikan disetiap sekolah bahaya narkoba,” imbuhnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard