BPBD Mencatat 517.652 Hektare Lahan Terbakar di Kotim
SB, SAMPIT – Akibat terjadinya kemarau kering kurang lebih dua bulan lamanya, sehingga menyebabkan kebakatan hutan dan lahan dimana-mana tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Berdasarkan data laporan harian Pusdalops PB BPBD Kotim, kasus kebakatan hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejak status siaga ditetapkan sebanyak 517,652 hektare lahan terbakar dan 2.973 hotspot terdeteksi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam menjelaskan, data ini mengacu pada laporan harian Pusdalops PB BPBD Kotim per tanggal 6 September 2023 dengan 165 kejadian karhutla.
"Luasan lahan yang dilaporkan ini merupakan area yang ditangani BPBD Kotim, tidak termasuk area karhutla yang ditangani oleh pihak lainnya, seperti Disdamkarmat,” kata Kepala BPBD Kotim, Multazam saat bersama tim melakukan pemadaman di Jalan Pramuka Sampit, Kamis (6/9/2023).
Dirinya juga mengatakan, masih ada lokasi karhutla yang terus meluas sehingga belum dilakukan pemetaan dan data luasannya pun belum masuk dalam laporan harian.
"Total luasan lahan yang terkena karhutla ini tidak bisa kami lakukan perhitungan cepat. Jadi kalau pun angkanya masih bertahan bukan berarti tidak ada perkembangan secara real di lapangan,” sebutnya.
Pihaknya untuk sementara fokus dalam upaya pemadaman, khususnya di kawasan perumahan dan objek vital. (f1/sb)