Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Tangani Karhutla Gunakan Racun Api

Redaksi 08-09-2023, 03:17 WIB 1 menit baca
Petugas BPBD saat melakukan uji coba pemadaman karhutla menggunakan racun api. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas BPBD saat melakukan uji coba pemadaman karhutla menggunakan racun api. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus melakukan upaya dalam menangani Karhutla. Salah satunya dengan penggunaan zat adiktif racun api untuk mempercepat proses pemadaman sebagai langkah menanggulangi penyebaran kebakaran.

"Kita telah lakukan uji coba pemadaman dengan racun api, racun ini digunakan agar pendinginan dan pemadaman api lebih cepat dan efektif," ujar Kepala Dinas BPBD Kotim, Multazam, Jumat (8/9/2023).

Racun tersebut diperoleh dari Daerah Operasi Manggala Agni Kota Pangkalan Bun, sebanyak 5 teng jerigen bervolume 20 liter diberikan sebagai bantuan untuk memadamkan api yang terus menerus muncul di wilayah Kotim.

"Kita mendapatkan bantuan sebanyak 5 jerigen bervolume 20 liter racun api oleh Daerah Operasi  Manggala Agni Pangkalan Bun. Semoga ini bisa efektif dalam memadamkan api," ucap Multazam.

Racun api telah dilakukan uji coba saat kejadian Karhutla di Jalan Pramuka, hasilnya cukup efektif untuk pendinginan lahan dengan rasio penggunaan 1000 liter air dan 1 liter racun api.

Racun api bekerja dengan cara menutup pori-pori lahan gambut sehingga menutup masuknya oksigen. Oksigen menjadi salah satu pemicu api, sehingga api yang berada di dalam tanah bisa mati akibat tidak ada oksigen yang menjadi pemicu. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard