Asisten I Buka Sosialisasi GDPK
SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Kapuas melaksanakan Sosialisasi Kampung Keluarga Berkualitas dan Desiminasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025 sampai dengan 2050 di Kabupaten Kapuas, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (7/12/2023).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Fakhruranzi mewakili Pj Bupati Kapuas sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas.
Dalam sambutan Pj Bupati Kapuas yang dibacakan Plt Asisten I Setda Kapuas menyampaikan memulai babak baru dalam upaya kita membangun Kabupaten Kapuas yang lebih baik. dua program strategis, yakni Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) dan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK), akan menjadi bagian penting dari program pembangunan di Kapuas, dan arah pembangunan kita untuk tahun-tahun mendatang.
“Kampung keluarga berkualitas, seiring dengan konsep lama yang dikenal sebagai kampung keluarga berencana, mencerminkan tekad kita untuk menciptakan kampungkampung yang mandiri, tentram, dan bahagia. Ini adalah langkah konkret kita dalam mewujudkan visi keluarga sebagai basis utama pembangunan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Fakhruranzi menjelaskan GDPK, atau Grand Design Pembangunan Kependudukan, tidak hanya sebuah dokumen strategis, tetapi juga peta jalan yang akan membimbing kita dalam merancang masa depan kependudukan Kabupaten Kapuas. Sebagai rumusan perencanaan pembangunan kependudukan untuk 25 tahun ke depan, GDPK akan menjadi pedoman bagi langkah-langkah kita dalam mencapai target pembangunan kependudukan.
“Tujuan kampung keluarga berkualitas adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau desa melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Dan dengan tersusunnya GDPK, diharapkan dapat memperbaiki political will dan komitmen pemda terhadap prioritas pembangunan kependudukan, sekaligus mampu meningkatkan kepedulian para pengampu kebijakan terhadap keterkaitan antara isu kependudukan dengan pembangunan, sebagai suatu kesatuan yang saling berintegrasi, dan bersinergis dalam setiap langkah dan capaiannya,” terangnya.
Asisten I mengajak untuk bersamasama mengejar visi ini, sebagai misi bersama pemerintah sekaligus seluruh perangkat daerah dan pemangku kebijakan di Kabupaten Kapuas, karena kita adalah satu kesatuan. Dirinya juga mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini, terutama kepada narasumber dari BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, tim ahli dari LPPM (Unlam) Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan, dan para undangan yang hadir.
“Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk bertukar pandangan, menginspirasi satu sama lain, dan membangun kemitraan yang kuat,” pungkasnya. (hmskmf)