Wacana Wisata Mancing Buaya Terobosan Bupati Dapat Tanggapan Serius DPRD Kotim
SB, SAMPIT - Terkait dengan adanya rencana Bupati Kotim membuat rancangan baru yaitu membangun tempat wisata pemancingan buaya di Sampit. Menimbulkan reaksi serius dari Aggota Komisi 3 DPRD Kotawaringin Timur, Sihol Parningotan Lumban Gaol,
Menurutnya, ada tiga point penting yang ia paparkan diantaranya.
"Pertama, tentu menurut saya terlalu mengada-ada, seakan-akan Kotim ini tidak ada lagi permasalahan-permasalahan mendasar yang perlu ditanggulangi lagi. Kedua, bisa juga disebabkan kurangnya kemampuan berinovasi yang lebih berguna, sehingga imajinasi dan ekspektasi yang muncul terlalu melompat tinggi," ungkap Lumban Gaol, Sabtu (30/12/2023).
Yang ketiga,terabaikannya pemenuhan kewajiban belanja rutin daerah seperti tunjangan pegawai yang sudah dianggarkan tapi tidak dibayarkan tepat waktu.
Namun dilain sisi banyak anggaran yg menurut Sihol Parningotan kurang jelas peruntukannya tapi bisa dibayarkan dengan tepat waktu, contohnya seperti pengalokasian hibah KONI saja, untuk tahun 2023 sebesar 14,5 M dan ketika kita pertanyakan penggunaanya pada saat rapat kerja belum bisa memberikan jawaban.
Demikian juga pembayaran insentif para tenaga medis yang samapai sekarang informasi kami dapat belum jelas pembayarannya.
"Anehnya munculnya statetmen untuk membuat terobosan wisata pancing buaya. Ini bahasanya agak aneh menurut saya," tegas Fraksi Demokrat tersebut.
Dirinya mengkhawatirkan jangan-jangan ini hanya bagian strategi untuk menyamarkan dan mengalihkan penggunaan anggaran saja nantinya, walahualam.
Sihol juga berharap kedepanya semoga Kepala Daerah dapat mengerti dengan kebutuhan utama masyarakatnya secara luas, bukan secara sempit. Dan mengerti cara mengembangkan kemajuan daerah yang berorientasi terhadap taranparansi anggaran dan mengikuti tahapan prosedural penganggaran yang sesuai dengan aturan yang berlaku. (f3/sb)