Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Disdukcapil Kotim Targetkan Capai IKD 25 Persen Terpenuhi

Redaksi 22-02-2024, 04:52 WIB 1 menit baca
Kepala Disdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang saat diwawancara sejumlah wartawan. (FOTO: ABU)
Kepala Disdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang saat diwawancara sejumlah wartawan. (FOTO: ABU)

SB, SAMPIT - Pemerintah pusat kembali memberikan target aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) untuk pemerintah daerah setidaknya sebesar 25 persen dari jumlah penduduk yang sudah memiliki KTP elektronik pada tahun 2024 ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotawaringin Timur (Kotim) mengatakan, pada 2024 ini berupaya lebih menggencarkan aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) bagi seluruh masyarakat setempat.

"Tahun lalu kita jauh dari target hanya 14,91 persen. Tahun ini kita yakin harus sampai target 25 persen dengan belajar dari sebelumnya," kata Kepala Disdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang, Kamis (22/2/2024).

Ia menjelaskan, tahap awal mulai dilakukan aktivasi untuk ASN dan non-ASN di lingkungan Pemkab Kotim. Setelah itu, instansi terkait di Pemkab, kemudian secara bertahap ke seluruh masyarakat yang belum mengaktifkan IKD. 

"Untuk ASN dan non ASN kita sudah koordinir bagi yang belum. Untuk masyarakt umum kita melakukan sosialisasi pendekatan yang lebih intens lagi tentang IKD dan memberikan penjelasan sesuai arahan Ditjen Dukcapil Kemendagri RI," jelasnya.

Kendala di lapangan, kata dia, masyarakat masih menilai IKD belum terlalu penting dan kondisi itu disadari juga oleh pemerintah sehingga sampai saat ini blangko KTP elektronik masih tetap dikirim.

"Untuk blangko KTP elektronik, kita tetap dapat kuota dari pemerintah. Ini karena pemerintah juga tahu kalau masyarakat belum terlalu banyak menggunakan IKD," katanya.

Namun guna memenuhi target yang ditetapkan pemerintah pusat pada 2024 ini pihaknya tetap memberlakukan layanan jemput bola mulai dari sekolah, kantor instansi pemerintah, dan lokasi keramaian di masyarakat hingga pelosok wilayah.

"Kita terbuka dan siap jemput bola ke masyarakat, baik di tempat keramaian atau pelosok," tegasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard