Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dua Pekan Harga Beras Melonjak Naik

Redaksi 03-03-2024, 10:40 WIB 1 menit baca
Tampak salah satu pasar tradisional di Kota Sampit. (FOTO: SATTAR)
Tampak salah satu pasar tradisional di Kota Sampit. (FOTO: SATTAR)

SB, SAMPIT - Menjelang bulan Ramadan harga beras di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak kunjung adanya tanda-tanda penurunan harga, hal ini disampaikan langsung oleh Sunaryo salah satu pedagang di pasar tradisional Al Kamal, Kecamatan Baamang.

 "Sudah dari dua pekan lalu, harga beras belum juga ada penurunan harga," ujar Sunaryo (02/03/2024).

 Adapun kenaikan harga beras di kotim, terjadi bertahap sejak beberapa hari terakhir ini, Naiknya harga beras di pasar ini merata terhadap seluruh jenis dan merek beras. Beras dengan kualitas terendah yang sebelumnya juga sudah naik di harga Rp13 ribu per kilogram, kini makin naik di harga Rp16 ribu per kilogram.

 Beras kualitas medium, naik dari harga Rp14 ribu per kilogram menjadi Rp17 ribu per kilogram. Sedangkan untuk beras kualitas premium mencapai angka Rp30 ribu per kilogram, dari sebelumnya dijual pedagang dengan harga Rp 26 per kilogram.

 "Dengan kondisi ini kini banyak warga yang mengeluh terkait harga beras yang tak kunjung turun. Mau bagaimanapun, kata dia, beras tetap menjadi makanan pokok yang harus dipenuhi," lanjutnya.

Selain itu menurut dia kenaikan harga beras ini juga diduga karena gagal panen di luar daerah yang diakibatkan cuaca ekstrem saat ini.

"Faktor cuaca juga dapat membuat petani gagal panen, karena musim hujan, angin kencang dan banjir saat ini," ungkap Sunaryo. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard