Komitmen Unit Hemodialisasis RSUD dr Murjani Petugas Tersertifikasi
SB, SAMPIT - Peningkatan mutu pelayanan kepada pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotim terus dilakukan. Mulai dari sarana dan prasarana hingga SDM terus di updgrade agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Dokter Penanggungjawab Pelayanan (DPJP) di Unit Hemodialisis RSUD dr Murjani Sampit Paliliewu Novita Angela mengatakan, bahwa pada tahun ini rencananya tiga perawat yang bertugas di Unit Hemodialisis akan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikasi yang menjadi syarat yang wajib dilakukan.
"Setiap perawat yang ditugaskan di Unit Hemodialisis tidak bisa sembarangan dan perawatnya harus mengikuti pelatihan khusus. Karenanya, satu perawat kami akan mengikuti pelatihan April ini dan dua perawat lagi akan mengikuti pelatihan pada Agustus tahun ini,” kata Novita Angela, Senin (1/4/2024).
Ia menjelaskan, untuk mengikuti pelatihan, perawat yang bertugas di Unit Hemodialisis tidak bisa dengan mudahnya mengikuti pelatihan kapan saja. Pasalnya semua pelatihan dilakukan di Hemodialisis Center Indonesia.
Terlebih, saat pandemi Covid-19, pelatihan perawat HD ditutup sementara dan baru dibuka kembali tahun 2024 ini.
"Dari 9 perawat, 1 perawat akan mengikuti pelatihan April dan ada 2 tambahan perawat juga akan mengikuti pelatihan selama 6 bulan sehingga nanti jumlahnya ada 11 perawat. Untuk satu perawat menangani 3 mesin cuci darah atau 3 pasien,” ujarnya.
Pihaknya berharap setelah perawat HD selesai mengikuti pelatihan, dapat lebih meningkatkan jumlah layanan pasien HD sehingga daftar antrean tunggu pasien cuci darah bisa berkurang. (f1/sb)