Marak Terjadi Kebakaran, Dewan Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
SB, SAMPIT - Dalam kurun waktu sepekan terakhir, sedikitnya lima kasus kebakaran terjadi di lima lokasi berbeda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Lonjakan insiden ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kotim, Wahito Fajriannor.
Menanggapi kondisi tersebut, Wahito mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang belakangan marak terjadi di sejumlah wilayah.
“Mengingat dalam beberapa minggu terakhir ini musibah kebakaran cukup tinggi terjadi di daerah kita, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” ujar Wahito, Kamis (10/4/2025)
Ia menekankan pentingnya memeriksa potensi pemicu kebakaran sebelum meninggalkan rumah, seperti memastikan kompor telah dimatikan dan alat-alat elektronik tidak lagi terhubung dengan aliran listrik.
“Hal-hal kecil seperti ini seringkali luput dari perhatian, padahal justru bisa menjadi pemicu kebakaran. Jadi sebelum meninggalkan rumah, pastikan semuanya dalam kondisi aman,” tegasnya.
Wahito juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait agar lebih intensif melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat, terutama di kawasan-kawasan rawan.
Selain itu, ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dengan segera melaporkan potensi kebakaran atau kejadian mencurigakan, serta mengikuti arahan dari petugas pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana.
“Kewaspadaan adalah langkah pertama mencegah kebakaran. Jangan remehkan hal-hal kecil yang bisa berdampak besar. Kita tidak ingin kejadian serupa terus terulang,” lanjutnya.
Wahito juga menyampaikan empatinya kepada warga yang menjadi korban kebakaran dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mendoakan agar mereka diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Mudah-mudahan korban yang mengalami musibah ini diberi kesabaran dan ketabahan. Semoga harta yang hilang digantikan oleh Allah SWT, dan dari peristiwa ini kita semua bisa mengambil hikmahnya,” tutupnya. (f1/sb)