Lewati ke konten utama
Provinsi

Pedagang Bendera Musiman Mulai Ramaikan Sampit Jelang HUT RI ke-80

Redaksi 26-07-2025, 10:20 WIB 1 menit baca
Suasana lapak pedagang pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI di Kota Sampit. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Suasana lapak pedagang pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI di Kota Sampit. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Salah satu tandanya adalah munculnya pedagang bendera musiman di sejumlah titik kota Sampit.

Salah satunya adalah Samsudin, yang sejak 14 Juli 2025 sudah membuka lapak dagangannya di sekitar Taman Kota Sampit, lokasi yang ramai lalu lintas kendaraan.

“Sekarang jualannya dari pukul 7 pagi sampai sore. Nanti kalau sudah ramai bisa sampai malam,” ujarnya pada Sabtu (26/7/2025).

Samsudin menawarkan berbagai jenis bendera diantaranya bendera mini Rp 5.000, bendera rumahan: Rp 25.000, serta backdrop merah putih: Rp 200.000.

Namun, ia mengaku penjualan masih sepi, karena belum ada imbauan resmi dari pemerintah untuk memasang bendera dan daya beli masyarakat menurun menjelang akhir bulan.

Hal serupa disampaikan oleh Sunardi, pedagang bendera musiman di Jalan Tjilik Riwut Sampit. Selama dua pekan terakhir, ia mengatakan omzet hariannya tidak menentu, bahkan kadang tidak ada pembeli sama sekali.

“Biasanya mulai ramai itu awal Agustus. Puncaknya tanggal 1 sampai 10, karena setelah itu kebanyakan orang sudah pasang bendera,” jelas Sunardi.

Para pedagang berharap penjualan meningkat di awal Agustus, seiring keluarnya imbauan resmi pemerintah, dan masyarakat mulai bersiap menyambut peringatan 17 Agustus.

Dengan harapan penjualan lebih baik dibanding tahun lalu, para pedagang berharap semarak kemerdekaan di Kota Sampit bisa lebih meriah dan menggugah semangat nasionalisme warga. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard