Lewati ke konten utama
Pemkab Murung Raya

Kementerian PUPR Golontorkan Hibah 4 Aset BMN untuk Mura

Redaksi 05-08-2025, 10:18 WIB 1 menit baca
Bupati Murung Raya Heriyus menerima hibah empat aset Barang Milik Negara dari Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, pada Senin (4/8/2025). FOTO : Diskominfo SP Mura
Bupati Murung Raya Heriyus menerima hibah empat aset Barang Milik Negara dari Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, pada Senin (4/8/2025). FOTO : Diskominfo SP Mura

SB, PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menerima hibah empat aset Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah. Serah terima aset tersebut dilaksanakan di aula A Kantor Bupati Mura, pada Senin (4/8/2025).

Empat aset yang dihibahkan berupa infrastruktur jembatan yang berada di ruas Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, yakni Jembatan Sei Sempango Raya, Jembatan Sei Bitan Lunuk, Jembatan Sei Anak Bitan dan Box Culvert Km 50-01.Berita acara serah terima ditandatangani secara terpisah oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Kalimantan Tengah, Hanyi Ether Binti dan Bupati Mura, Heriyus. Acara diakhiri dengan penyerahan dokumen hibah secara simbolis.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Nelson dan jajaran, serta unsur perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Mura.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus menyampaikan apresiasi atas hibah aset tersebut dan menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian PUPR, dalam pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Murung Raya.

"Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pembangunan. Karena itu kami berharap bantuan untuk peningkatan infrastruktur baik jalan dan jembatan, serta bandara yang sangat dibutuhkan untuk mendukung konektivitas, efisiensi waktu tempuh, dan aksesibilitas antarwilayah," terang Heriyus.

Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah sangat diperlukan.

"Melalui hibah ini, diharapkan infrastruktur yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah, sejalan dengan visi pembangunan Nasional yang berkeadilan dan merata," tukasnya. (Ang/sb)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard