Bendera Merah Putih Panjang 80 Meter Dibentangkan di Ujung Pandaran
SB, SAMPIT - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah melalui Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 80 meter di Pantai Ujung Pandaran untuk memperingati HUT ke-80 RI, pada Sabtu (16/8/2025).
Kasat Polairud Polres Kotim IPTU Rizky Hidayah Harahap mengatakan, pihaknya melakukan pengibaran bendera sepanjang 80 meter atas arahan Kapolres Kotim sebagai wujud rasa cinta dan jiwa nasionalisme.
“Kami sebagai garda terdepan untuk membangunkan jiwa-jiwa nasionalisme dalam diri masyarakat agar tetap terjaga sampai kapanpun,” kata Harahap, Minggu (17/8/2025).
Dalam kegiatan ini Satpolairud Polres Kotim melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan setempat di antaranya Camat Teluk Sampit Kapolsek Jaya Karya, Kapolsek Sei Sampit, lalu TNI AU, Basarnas, KSOP, Mapala, Saka Bhayangkara dan masyarakat Desa Ujung Pandaran.
Harahap menyampaikan, kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan pesisir pantai, bakti sosial berupa pembagian sembako sebanyak 80 paket, pengibaran bendera Merah Putih sebanyak 80 lembar dan diakhiri dengan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 80 meter.
“Angka 80 yang terdapat dalam rangkaian kegiatan tersebut mengacu pada HUT ke 80 Kemerdekaan RI, sehingga setiap kegiatan menjadi terasa lebih berkesan dan bermakna,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Harahap juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama Pantai Ujung Pandaran yang merupakan aset berharga bagi Kabupaten Kotawaringin Timur.
Ia juga menyebut, bahwa menjaga lingkungan adalah salah satu bentuk nyata dari cinta tanah air dan nasionalisme. Hal ini karena lingkungan yang sehat dan lestari adalah aset penting bagi suatu bangsa, dan merawatnya merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kelangsungan hidup dan kesejahteraan negara.
“Mari kita tetap menjaga kebersihan pantai sekaligus menjaga jiwa nasionalisme kita dengan memelihara kelestarian alam,” demikian Harahap.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Teluk Sampit Oktav Pahlevi menyampaikan apresiasi dan berterimakasih kepada Polri, khususnya Polres Kotim melalui Satpolairud yang telah memfasilitasi kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke 80 Kemerdekaan RI ini.
Menurutnya, kegiatan ini adalah salah satu bentuk sinergisitas yang terjalin dengan baik antara Polri, pemerintah dan masyarakat, khususnya di Kotim, yang memang dibutuhkan dalam menjaga kedaulatan bangsa.
“Kami berterimakasih sekali kepada Polri yang memfasilitasi kegiatan ini dan alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” tuturnya.
Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari Universitas Darwan Ali (Unda) Sampit, Wulan Pertiwi Alelopati mengaku sangat senang dilibatkan dalam kegiatan pembentangan bendera Merah Putih di Pantai Ujung Pandaran Sampit.
Menurutnya, melibatkan kawula muda dalam kegiatan seperti ini memang diperlukan untuk menanamkan dan memperdalam rasa nasionalisme, sebab kedepannya mereka lah yang akan menjadi generasi penerus dan rasa nasionalisme itu tentu sangat dibutuhkan agar bisa memimpin dengan baik.
“Dengan kami hadir dalam acara ini maka jiwa nasionalisme tumbuh semakin kuat. Harapan kami, semoga kedepannya Indonesia semakin maju. Contohnya, Pantai Ujung Pandaran yang kami lihat masih banyak yang perlu dibenahi, semoga dengan kegiatan seperti ini bisa meningkatkan kualitas pariwisata Kotim,” pungkas Wulan. (f1/sb)