DPRD Ingatkan Pemkab Kotim Selektif Pilih Direktur Baru PDAM
SB, SAMPIT - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Abadi mengingatkan Pemkab Kotim selektif dalam memilih direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang baru.
Hal ini dikatan Abadi karena saat ini Pemkab Kotim tengah melakukan seleksi untuk posisi Direktur Utama PDAM Sampit.
Abadi menilai pentingnya memilih figur Direktur PDAM memiliki visi membangun dalam menjalankan tugasnya.
“Kita perlukan adalah sosok yang punya jiwa mengejar kemajuan BUMD, kreatif, dan punya terobosan. Bukan hanya hadir sebagai formalitas, tapi betul-betul membawa perubahan,” kata Abadi, Kamis (21/8/2025).
Ia menilai, kondisi keuangan daerah yang tidak menentu menuntut PDAM memiliki direksi berkarakter inovatif. Hal ini agar BUMD tidak terus menerus bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah.
Dirinya berharap direksi Direktur PDAM harus orang yang tepat dan sesuai spesifikasi karena sesuai dengan aspek pelayanan dan pendapatan.
“Ke depannya kita tidak ingin lagi mendengar PDAM merugi. Itu menjadi pekerjaan rumah direksi baru. Apalagi dengan keterbatasan anggaran saat ini, maka kreatifitas dan efektivitas dalam mengelola PDAM sangat penting,” ujarnya.
Abadi juga berharap seleksi yang saat ini digelar oleh pihak ketiga bisa menghasilkan sosok profesional dan berintegritas.
Menurutnya, meski keputusan akhir berada di tangan kepala daerah, mekanisme seleksi harus benar-benar menghasilkan calon yang layak.
“Saya yakin bupati sudah mengantongi nama-nama yang akan dipilihnya secara profesional dan proporsional. DPRD mendukung agar proses ini berjalan objektif,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga Plt Sekda Kotim, Masri, menegaskan proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia menyebut, seleksi melibatkan unsur independen agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
“Bagi yang lolos administrasi, akan mengikuti tes kompetensi, manajemen, psikologi, uji kelayakan dan kepatutan, serta wawancara. Tahap berikutnya akan dilaksanakan akhir Juli ini,” kata Masri.
Ia menambahkan, tim independen dari Universitas Airlangga dilibatkan dalam penilaian uji kompetensi setelah rekam jejak calon dievaluasi.
Dengan begitu, hasil seleksi diharapkan mampu melahirkan direksi yang profesional untuk memimpin PDAM Sampit ke arah yang lebih maju. (f1/sb)