Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Soroti Angka Kriminalitas Kotim Meningkat

Redaksi 08-10-2025, 04:20 WIB 1 menit baca
Abdul Kadir
Abdul Kadir

SB, SAMPIT - Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Abdul Kadir angkat bicara soal meningkatkannya angka kriminalitas di wilayah Kotim. 

Ia menyampaikan keprihatinan atas maraknya kasus pembunuhan wanita hamil, beredar video mesum, pembuangan bayi, hingga orang hilang yang belakangan ini menyita perhatian publik.

"Kalau melihat beberapa peristiwa belakangan ini, sangat jelas bahwa ada penurunan moral di masyarakat," ujar Abdul Kadir, Rabu (8/10/2025).

Menurutnya, akar persoalan ini berawal dari lemahnya pendidikan karakter di sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMA.

 Sementara itu, derasnya arus informasi tanpa penyaring justru membentuk perilaku bebas yang sulit dikendalikan.

"Informasi sekarang tidak difilter, baik oleh anak-anak maupun orang tua. Akibatnya, anak-anak lepas dari pengawasan," ungkap politisi Partai Golkar tersebut.

Ia menyebut, situasi ini menyebabkan sebagian generasi muda kehilangan arah dan batas nilai moral.

"Pergaulan bebas dianggap hal biasa. Dari situ muncul perilaku menyimpang yang akhirnya menimbulkan berbagai kasus, mulai dari asusila sampai tindak kekerasan dan pembunuhan," terangnya.

Abdul Kadir menegaskan, DPRD Kotim akan terus mendorong langkah-langkah pencegahan melalui kerja sama lintas sektor. Dalam rapat bersama BPD dan Apdesi se-Kotim, ia mengingatkan agar pemerintah desa menjadi benteng moral bagi masyarakatnya.

"Tolong setiap wilayah, seluruh desa di Kotim, jaga generasi muda kita. Karena mereka adalah pilar masa depan. Jangan sampai hanya jadi penonton di daerah sendiri," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter anak.

"Kalau keluarga kuat, desa akan aman. Kalau desa aman, daerah ini pasti maju," pungksnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard