Usulan Komisi III DPRD Kotim Cepat Ditindaklanjuti Pemerintah Pusat Usai Bertemu Fraksi PAN DPR RI
SB, SAMPIT – Sejumlah usulan pembangunan yang sebelumnya disampaikan Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) kepada Fraksi PAN DPR RI melalui Muhammad Syauqie mulai mendapatkan respons cepat dari pemerintah pusat. Tindak lanjut ini ditandai dengan turunnya perwakilan kementerian terkait ke Sampit beberapa hari lalu.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengatakan kunjungan dari pemerintah pusat merupakan kelanjutan dari pertemuan pihaknya dengan Muhammad Syauqie yang membidangi urusan Komisi V DPR RI, terutama terkait sektor infrastruktur dan perhubungan.
“Kami mendampingi perwakilan dari pemerintah pusat. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas kunjungan kami ke Fraksi PAN DPR RI Muhammad Syauqie untuk menyampaikan beragam harapan yang ada di Kotawaringin Timur, terutama yang dibidangi Komisi V DPR RI meliputi infrastruktur dan perhubungan,” ujar Dadang, Sabtu (22/12/2025).
Dadang menjelaskan beberapa poin penting telah mereka sampaikan kepada Syauqie, di antaranya:
1. Kondisi Dermaga Penyeberangan Sampit–Seranau
Dermaga yang ada saat ini masih menggunakan fasilitas pinjam pakai milik PT Inhutani dan belum memenuhi standar kelayakan.
2. Pembangunan Drainase di Jalan Jenderal Sudirman
Terutama pada kawasan Islamic Center menuju ke arah barat yang hingga kini belum dilengkapi drainase memadai.
3. Pengembangan Bandara H Asan Sampit
Diusulkan untuk meningkatkan kapasitas layanan dan keselamatan penerbangan.
4. Penerapan Zona Aman Selamat Sekolah (ZOSS)
Diperlukan di sejumlah titik strategis untuk meningkatkan keselamatan pelajar.
Merespons usulan tersebut, Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan serta Direktorat Jenderal Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) langsung melakukan kunjungan lapangan ke Sampit pada Kamis lalu.
“Kami mendampingi kunjungan tersebut bersama anggota Komisi III, yakni Marudin, SP Lumban Gaol, dan Riskon Fabiansyah, serta didampingi dinas teknis seperti Dinas Perhubungan dan SDABMBKPRKP,” tambahnya.
Komisi III memberikan apresiasi kepada Muhammad Syauqie yang telah merespons cepat aspirasi tersebut dan meneruskannya kepada kementerian terkait. Dadang juga mengapresiasi BPTD dan BPJN yang turun langsung melihat kondisi di lapangan.
Dadang berharap dinas-dinas teknis segera melengkapi dokumen pendukung agar usulan pembangunan dapat masuk ke pembahasan anggaran tahun 2026.
“Harapan kita, dalam waktu singkat semua persyaratan dapat dilengkapi dan disampaikan kembali kepada pihak terkait, terutama kepada Muhammad Syauqie. Dengan begitu, pembangunan dermaga penyeberangan baru di sisi utara Pelabuhan Inhutani, ZOSS, dan drainase dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (f1/sb_