Abadi Minta BNNK dan Polisi Perketat Pencegahan Peredaran Narkoba di Mentaya Hulu
SB, SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Muhammad Abadi, meminta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan pihak kepolisian untuk lebih fokus melakukan pencegahan peredaran narkoba di Kecamatan Mentaya Hulu.
Menurut Abadi, peredaran narkoba di wilayah tersebut semakin masif dan mulai menyasar kalangan pelajar serta generasi muda.
“Sebagai dapil lima saya minta difokuskan pencegahan di Kecamatan Mentaya Hulu. Daerah kami rawan pengedaran narkoba. Bahkan menyasar ke anak-anak sekolah,” kata Abadi, Senin (1/12/2025).
Ia menyebutkan bahwa kendala anggaran sering menjadi hambatan dalam upaya pemberantasan narkoba. Namun, menurutnya hal itu bisa diatasi dengan berkoordinasi serta menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Mentaya Hulu.
“Kecamatan Mentaya Hulu banyak perusahaan sawit. Masalah anggaran bisa minta bantuan ke perusahaan di sana, bisa kita kerja sama,” ujarnya.
Abadi menilai meskipun sejumlah bandar narkoba telah ditangkap, jaringan di bawahnya masih terus beroperasi dan peredarannya tetap marak di masyarakat.
Ia menegaskan bahwa dampak dari peredaran narkoba sangat besar bagi kehidupan sosial. Karena itu, ia menilai pengedar narkoba harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan konflik di tengah keluarga maupun masyarakat.
“Setiap desa di Mentaya Hulu pasti ada bandarnya dan peredarannya di seputaran itu saja. Daripada terjadi kesalahpahaman antar mereka dan jadi konflik keluarga, mending kita lebih dulu mencegah,” pungkasnya. (f1/sb)