Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Selama 2025, Kualitas Infrastruktur Jalan di Kabupaten Kotim Terus Meningkat

Redaksi 23-01-2026, 01:16 WIB 1 menit baca
Penyampaian kinerja Bidang Bina Marga Dinas SDAMBBKPRKP Kotim selama tahun 2025. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Penyampaian kinerja Bidang Bina Marga Dinas SDAMBBKPRKP Kotim selama tahun 2025. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mencatat adanya peningkatan kualitas jaringan jalan pada tahun 2025, meskipun total panjang jalan kabupaten masih tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni 2.024,06 kilometer.

Peningkatan kualitas tersebut terlihat dari bertambahnya panjang jalan beraspal dan perkerasan beton, serta menurunnya ruas jalan agregat atau tanah. Kondisi ini menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dalam peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.

Kepala Dinas SDAMBBKPRKP Kotim, Mentana Dinar, mengatakan, pada tahun 2025 panjang jalan kabupaten beraspal meningkat dari 592,67 kilometer menjadi 612,67 kilometer. Tidak hanya bertambah secara panjang, kualitas jalan beraspal juga mengalami peningkatan.

"Kondisi jalan beraspal yang masuk kategori baik naik dari 412,83 kilometer menjadi 442,83 kilometer, sementara jalan dengan kondisi rusak berat terus kami tekan,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Selain jalan beraspal, peningkatan juga terjadi pada ruas jalan dengan perkerasan beton. Panjang jalan beton meningkat dari 367,72 kilometer menjadi 392,72 kilometer, dengan kondisi baik mencapai 191,26 kilometer pada tahun 2025.

“Ini menandakan program peningkatan jalan yang kami laksanakan mulai memberikan dampak nyata, khususnya di wilayah dengan mobilitas tinggi dan akses pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, panjang jalan agregat atau tanah mengalami penurunan dari 1.043,67 kilometer menjadi 1.018,67 kilometer. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah ruas jalan yang berada dalam kondisi rusak dan rusak berat, akibat peningkatan status jalan ke permukaan yang lebih permanen.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kegiatan peningkatan, rehabilitasi, serta pemeliharaan rutin yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Secara keseluruhan, kondisi jaringan jalan di Kotim pada tahun 2025 menunjukkan tren yang lebih baik. Ke depannya, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas jalan guna mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (f1/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard