Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Muslih Resmi Jabat Plt Kepala Dinas Koperasi Kotim, Fokus UMKM dan Digitalisasi

Redaksi 02-03-2026, 12:14 WIB 2 menit baca
Staf Ahli Bupati, Rafiq menyerahkan SK Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Kotim. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Staf Ahli Bupati, Rafiq menyerahkan SK Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Kotim. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Staf Ahli Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Rafiq, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kotim kepada Muslih, Senin (2/3/2026).

Penunjukan ini dilakukan menyusul pejabat definitif sebelumnya, Jhony Tangkere, yang telah memasuki masa purna tugas. Dalam arahannya, Rafiq berharap Plt Kepala Dinas yang baru dapat terus berinovasi, menjaga integritas, serta membangun sinergi dengan pelaku usaha di Kotim.

“Saya berharap program-program pemberdayaan koperasi dan UMKM semakin diperkuat, pembinaan industri kecil dan menengah terus ditingkatkan, serta stabilitas perdagangan dan ketersediaan bahan pokok di daerah dapat terjaga dengan baik,” ujar Rafiq.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi digitalisasi usaha dan perluasan akses pasar bagi produk lokal Kotim agar mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Muslih menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan mantan kepala dinas untuk memahami berbagai persoalan dan program yang sedang berjalan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pak Kadis sebelumnya untuk mengetahui masukan-masukan berkaitan dengan permasalahan dan program-program yang sedang berjalan. Kami mencoba menggali dulu informasi, setelah itu mungkin minggu depan mulai berjalan,” katanya.

Meski tugas utamanya sebagai staf ahli adalah memberikan masukan strategis, Muslih menegaskan akan lebih fokus sementara waktu pada tugas teknis sebagai Plt Kepala Dinas untuk menuntaskan pekerjaan yang mendesak di lapangan.

“Kalau hari ini, saya ingin mengetahui apa saja yang harus dilakukan setelah bertemu Pak Kadis, Ibu Sekretaris dan para kepala bidang, kemudian kami akan ambil langkah-langkah apa saja,” ujarnya.

Muslih berharap dapat menjalin komunikasi baik dengan media seperti yang telah dibangun pejabat sebelumnya. Salah satu perhatian awalnya adalah terkait persoalan pasar yang disebut “pasar menggigit”, yang menurutnya sudah ada progres dan akan segera ditindaklanjuti.

“Tadi saya berbincang dengan Pak Jhony bagaimana penyelesaian masalah pasar menggigit, karena menurut beliau sudah ada progres, tinggal saya tindak lanjuti. Mudah-mudahan satu dua bulan ada perkembangan lanjutan,” pungkasnya.

Dengan penunjukan ini, Muslih diharapkan dapat memastikan kelancaran program koperasi, UMKM, industri, dan perdagangan di Kotim tetap berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard