Pemkab Kotim Pastikan Transportasi, Logistik dan Keamanan Siap Sambut Idul Fitri
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama lintas sektor menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan kesiapsiagaan menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Rapat tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari pengamanan, kelancaran arus mudik, hingga kesiapan logistik dan transportasi.
Asisten I Sekretariat Daerah Kotim, Waren, mengatakan rapat ini dilakukan untuk memastikan seluruh pihak terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan Lebaran.
“Hasil rapat hari ini kita mempersiapkan kesiapsiagaan dalam menghadapi Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur. Ada beberapa hal yang kita koordinasikan, termasuk kesiapan tim dalam mengamankan perayaan Idul Fitri,” ujarnya.
Selain pengamanan, pemerintah daerah juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Hal ini mencakup jalan kabupaten, provinsi hingga nasional, agar arus mudik dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kita juga memperhatikan kondisi jalan dan infrastruktur yang ada, baik jalan kabupaten, provinsi maupun nasional, sehingga kelancaran arus mudik bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut turut dibahas kesiapan transportasi darat, laut, dan udara untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa mudik maupun arus balik.
“Kesiapan transportasi laut, udara, dan darat juga menjadi perhatian agar tidak terjadi lonjakan penumpang yang bisa menelantarkan masyarakat, baik pada H-3 maupun H+3 saat arus balik,” katanya.
Waren menambahkan, berdasarkan laporan dari pihak terkait, ketersediaan logistik di daerah dinilai masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.
“Tadi dari Bulog disampaikan bahwa kondisi logistik kita masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat untuk beberapa bulan ke depan,” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat di tempat wisata selama libur Lebaran. Pengawasan akan diperkuat guna menjamin keselamatan pengunjung di berbagai lokasi wisata, seperti pantai, kolam renang, dan objek wisata lainnya.
“Semua OPD dan lintas sektor bertanggung jawab memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama periode Lebaran,” tegasnya.
Terkait arus transportasi, ia menyebutkan adanya penambahan armada kapal yang melayani rute dari dan menuju Sampit untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Armada tersebut di antaranya dari PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Dharma Lautan Utama untuk rute Sampit–Surabaya dan Sampit–Semarang.
Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi kemacetan di sejumlah titik keramaian di Kota Sampit, terutama di kawasan pasar dan pelabuhan.
“Fokus kita tentu pada keamanan dan kelancaran lalu lintas. Kita mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan, khususnya di pasar dan pelabuhan karena biasanya masyarakat akan memadati dua lokasi tersebut menjelang Lebaran maupun saat arus balik,” pungkasnya. (f1/sb)