Kuota 5.000 Orang, Pendaftar Beasiswa Sawit di Lamandau Baru 20 Peserta
SB, NANGA BULIK – Minat masyarakat Kabupaten Lamandau terhadap Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 masih terbilang rendah. Hingga menjelang penutupan pendaftaran pada tanggal 20 April 2026, jumlah pendaftar yang tercatat baru mencapai 20 orang dan didominasi berasal dari Kecamatan Bulik.
Program didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) ini disosialisasikan di Lamandau oleh panitia penyelenggara yang terdiri dari GPPI, APKASINDO, Solidaridad, dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distakan) Kabupaten Lamandau.
Ketua Pengurus GPPI, Gunawan, mengatakan pihaknya berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Lamandau, yang mengetahui dan memanfaatkan peluang beasiswa tersebut.
"Harapan kami anak-anak di Lamandau terpapar informasi mengenai peluang Beasiswa SDM Sawit ini, sehingga semakin banyak peminat yang dapat mengakses kesempatan tersebut," ujarnya.
Secara nasional, Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 menyediakan kuota sebanyak 5.000 peserta. Program ini ditujukan bagi putra-putri pekebun, keluarga pekebun, pekerja industri kelapa sawit, hingga aparatur yang bertugas di bidang perkebunan.
Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari biaya pendidikan penuh, uang saku, bantuan buku, hingga sertifikasi kompetensi sesuai bidang pendidikan yang ditempuh.
Gunawan menambahkan Program Beasiswa SDM Sawit merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan profesional guna mendukung perkembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.
"Dengan masih rendahnya jumlah pendaftar di Lamandau, panitia berharap masyarakat segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum masa pendaftaran berakhir," pungkasnya. (BY/SB)