Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono
SB, PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi terhadap realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2025 yang baru mencapai Rp7,43 triliun atau sekitar 89,03 persen dari total anggaran. Evaluasi dinilai penting agar pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, menegaskan anggaran yang telah disiapkan harus dimanfaatkan secara maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, rendahnya penyerapan anggaran tidak boleh terus berulang setiap tahun.
"Anggaran yang sudah dialokasikan harus dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai program yang sudah direncanakan tidak berjalan maksimal hanya karena persoalan administrasi atau keterlambatan pelaksanaan kegiatan," katanya, Senin (6/7/2026).
Sudarsono menjelaskan pemerintah daerah perlu segera mengidentifikasi berbagai kendala yang menghambat realisasi belanja. Dengan begitu, setiap hambatan dapat segera diselesaikan sehingga target pembangunan tidak terganggu.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan perencanaan program sejak awal tahun anggaran. Langkah tersebut dinilai akan membuat pelaksanaan kegiatan lebih tertata dan tidak menumpuk pada akhir tahun.
"Perencanaan yang matang akan membuat pelaksanaan program lebih efektif, kualitas pembangunan tetap terjaga, dan seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal," pungkasnya. (sb/*)