DWP Katingan Belajar Bikin Sabun Ecoenzim, Dorong Anggota Lebih Kreatif dan Produktif
SB, KASONGAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Katingan terus mendorong anggotanya mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan keluarga. Salah satunya melalui praktik pembuatan sabun ecoenzim dalam pertemuan rutin yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Katingan, Ny. Christian Rain, bersama anggota DWP. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga wadah bagi anggota untuk menambah pengetahuan dan mempelajari keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Praktik pembuatan sabun ecoenzim menjadi salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Melalui kegiatan ini, anggota DWP diperkenalkan pada pemanfaatan ecoenzim sebagai bahan yang dapat dikembangkan menjadi produk rumah tangga.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin anggota DWP tidak hanya berkumpul untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat bagi keluarga,” ujar Ny. Christian Rain.
Menurutnya, pertemuan rutin DWP menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman sekaligus mendorong anggota agar terus mengembangkan potensi diri. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di rumah dan menjadi inspirasi untuk melakukan kegiatan yang lebih produktif.
“Kami berharap keterampilan yang dipelajari hari ini bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kegiatan DWP benar-benar memberikan manfaat bagi anggota dan keluarga,” tambahnya.
Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan tersebut juga memperkuat kebersamaan antaranggota DWP Kabupaten Katingan. Suasana pertemuan dimanfaatkan untuk belajar bersama sekaligus membangun semangat kreativitas melalui kegiatan yang aplikatif.
Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Katingan diharapkan terus menghadirkan program yang bermanfaat, mendorong kreativitas perempuan, serta membuka peluang pemanfaatan bahan ramah lingkungan menjadi produk rumah tangga. (sb/*)