Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bangun Gedung Serbaguna Megah, Pemkab Kotim Anggarkan Rp150 Miliar

Redaksi 03-11-2026, 15:12 WIB 2 menit baca
Plt DCKTRP Kotim, Rifarna Montazriani
Plt DCKTRP Kotim, Rifarna Montazriani

SB, SAMPIT - Pembangunan gedung pertemuan terpadu di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) direncanakan membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar. Dana tersebut mencakup pembangunan fisik gedung hingga fasilitas pendukung agar dapat berfungsi dan siap operasional secara keseluruhan.

Plt Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) Kotim, Rifarna Montazriani, mengatakan kebutuhan anggaran tersebut telah mengacu pada Detail Engineering Design (DED) dan masuk dalam rencana kerja dinas untuk tahun 2027.

“Kalau sesuai DED, kebutuhan anggarannya sekitar Rp150 miliar. Itu sampai tuntas, termasuk halaman, taman, dan seluruh fasilitas pendukung agar gedung bisa berfungsi secara keseluruhan,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Meski demikian, realisasi pembangunan masih mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pemkab Kotim telah menyiapkan sejumlah opsi pembiayaan, baik secara sekaligus maupun bertahap.

Menurut Rifarna, pembangunan secara keseluruhan membutuhkan anggaran Rp150 miliar. Namun, apabila dilakukan bertahap, pembiayaan dapat dibagi dalam beberapa tahun anggaran, dengan tahap lanjutan direncanakan pada 2028.

Sementara itu, pada 2026, anggaran pematangan lahan yang tersedia sebesar Rp5,9 miliar.

Padahal, berdasarkan DED, kebutuhan untuk pematangan lahan mencapai sekitar Rp9 miliar.

“Untuk tahun ini anggarannya Rp5,9 miliar, sedangkan kebutuhan sesuai DED sekitar Rp9 miliar. Jadi, pematangan lahan masih akan dilanjutkan pada 2027, bersamaan dengan pembangunan fisik gedung,” jelasnya.

Rifarna menyebutkan, progres pematangan lahan saat ini telah mencapai sekitar 35 persen. Pekerjaan dilakukan pada lahan seluas 3,7 hektare dengan penyesuaian ketebalan tanah agar sesuai dengan perencanaan teknis.

Gedung pertemuan terpadu tersebut dirancang memiliki panjang sekitar 144 meter dan lebar 80 meter. Dari sisi kapasitas, bangunan utama diperkirakan mampu menampung sekitar 3000 hingga 4.000 orang, bergantung pada pengaturan tempat duduk dan meja.

"Kalau dihitung bersama area halaman, kapasitas keseluruhan kawasan diproyeksikan mencapai sekitar 15.000 orang," jelasnya.

Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan berskala besar, mulai dari tablig akbar, pernikahan, konser, hingga kegiatan olahraga seperti road race. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard