Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dua Pekan Traffic Light Tak Berfungsi, Ini Alasan Dinas Terkait

Redaksi 20-10-2023, 02:21 WIB 1 menit baca
Tampak lampu merah di Jalan Tidar-Tjilik Riwut tak berfungsi. (FOTO:ABU)
Tampak lampu merah di Jalan Tidar-Tjilik Riwut tak berfungsi. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Hampir dua pekan terakhir, masyarakat yang melintas di simpang empat Jalan Tjilik Riwut-Tidar, Kota Sampit mengeluhkan lampu pengatur lalu lintas (traffic light) tak berfungsi.

Akibat traffic light yang tak berfungsi membuat kondisi arus lalu lintas menjadi semrawut. Hal itu juga dapat memicu kecelakaan lalu lintas.

“Saya setiap hari lewat sini dari arah Tidar menuju Tjilik Riwut. Ngeri rasanya kalau lewat bundaran Tidar kalau traffic light tak berfungsi. Apalagi jalur traffic light merupakan jalur padat. Bahkan di waktu tertentu seperti saat berangkat kerja,  pulang sekolah, jalan akan semakin padat Jadi sangat rawan kecelakan,” ungkap  pengguna jalan, Bimo (25) pada Jumat (20/10/2023).

Ia berharap, kepada pemerintah agar secepatnya memperbaiki traffic light yang tak berfungsi itu agar tidak ada korban jiwa pasalnya itu bukan satu arah melainkan simpang empat.

“Jangan menunggu ada korban jiwa baru pemerintah bersikap,” jelasnya.

Sementara itu dalam lokasi berbeda Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Suparmadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei lokasi dan diketahui padamnya lampu lalu lintas di perempatan Jalan Tidar dan Tjilik Riwut Sampit karena kerusakan kabel bawah tanah.

"Kerusakan kabel bawa tanah perlu sedikit waktu untuk perbaikannya. Kami berupaya agar secepatnya bisa kembali fungsional agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,” tutur Suparmadi, Jumat (20/10/2023).

Dirinya berpesan untuk sementara waktu masyarakat tetap hati- hati dalam berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard