Rumah Singgah Dinsos Kotim Berkapasitas 30 Orang Telan Anggaran Rp 728 Juta
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membangun rumah singgah dengan menggunakan APBD senilai Rp 728 juta, dengan menampung 30 orang.
Rumah singgah berlokasi di Jalan Jenderal S Parman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kota Sampit tersebut diresmikan langsung oleh Bupati H Halikinnor pada Senin (11/12/2023).
Yang mana nantinya digunakan untuk menampung para lanjut usia, anak dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang telantar, serta gelandangan dan pengemis.
"Alhamdulillah kita sudah punya rumah singgah dengan kapasitas 30 orang, dimana nantinya kesejahteraan masyarakat yang terlantar maupun dari perusahaan yang pulang kampung bisa terakomodir dengan baik dan terarah,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kotim, Wiyono saat peresmian rumah singgah.
Ia juga mengatakan, bagi yang menghuni rumah singgah akan diberikan layanan selama tiga sampai tujuh hari, sambil menunggu validasi data kependudukan untuk dikembalikan ke keluarganya.
“Anggaran pembangunan rumah singgah itu bersumber dari APBD murni tahun 2023 sebesar Rp 728 juta,” ucap Wiyono.
Selama di rumah singgah, mereka akan mendapatkan pakaian, makanan, layanan kesehatan dasar, bimbingan mental spiritual, layanan administrasi kependudukan, dan upaya reunifikasi atau disatukan kembali dengan keluarga bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat.
"Rumah ini akan menjadi tempat transit bagi anak jalanan, ODGJ, pengemis hingga tunawisma yang telah diamankan oleh Satpol PP,” terangnya.
Pihaknya juga sudah terhubung dengan Dinsos seluruh daerah, dimana itu akan menjadi akses untuk pelayanan bagi warga luar daerah yang terlantar yang dibina oleh Dinsos.
"Semoga dengan rumah singgah ini semuanya terarah tidak ada lagi yang terlantar di kota Sampit. Semuanya nanti hisa terpenuhi,” harapnya. (f1/sb)