Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Bupati Anggarkan Rp 250 Juta Untuk Bimtek, Perbaikan Infrastruktur Pustu Belum Dianggarkan

Redaksi 16-12-2023, 09:48 WIB 1 menit baca
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menghadiri dengan tenaga kesehatan desa. (FOTO:ABU)
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menghadiri dengan tenaga kesehatan desa. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus meningkatkan mutu pelayanan di bidang kesehatan, meski pun masih belum membayarkan insentif dan TPP.

Bahkan Bupati Kotim, H Halikinnor menyebutkan pihaknya menganggarkan Rp 250 juta untuk pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) 152 puskesmas pembantu (Pustus) pada tahu 2024 mendatang.

"Untuk anggaran Bimtek kita sudah tetapkan dari 152 pustu yang ada di Kotim sebesar Rp 250 juta. Semoga ke depan keuangan kita meningkat sehingga bisa ditambah,” kata Halikinnor, membuka pertemuan dengan petugas Pustu, belum lama ini.

Dia mengatakan, selain bantuan masing-masing Pustu Rp 5 juta untuk kebutuhan operasional, pihaknya juga menganggarkan Rp2 50 juta untuk bimtek.

Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas kompetensi perawat di Pustu khususnya dalam penanganankeadaan gawat darurat sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim Umar Kaderi mengakui anggaran untuk Pustu tersebut pertama kali diberikan. Pasalnya anggaran kompetensi selama ini hanya diberikan kepada perawat IGD Puskesmas.

"Untuk Bimtek tenaga kesehatan Pustu ini anggaran pertama. Alhamdulillah dengan yang cukup ini bentuk perhatian pemerintah terhadap nakes kita. Untuk pelatihan tahun depan secara bertahap sesuai kondisi keuangan daerah,” terang Umar Kaderi.

Sementara untuk infrastruktur Pustu yang harus diperbaiki atau direnovasi ulang dirinya menjelaskan, pihaknya akan meninjau terlebih dahulu kondisi dan priorotaskan demgan kebutuhan pustu yang urgen.

"Belum masuk anggaran untuk perbaikan Pustu. Kita sudah imbau untuk setiap Pustu menvideokan bagian mana yang rusak untuk diteruskan ke kami. Kalau memang itu urgen kami akan lakukan survei untuk diajukan,” ucapnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard