Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Sering Terjadi Banjir, Dewan Minta Pemerintah Perhatikan Drainase di Tengah Kota

Redaksi 03-11-2022, 04:36 WIB 1 menit baca
BERDISKUSI : Anggota DPRD Kotim, Dadang Siswanto bersama anggota DPRD dari Dapil II meninjau perbaikan drainase Jalan Jaya Wijaya Sampit. FOTO : SEPUTAR BORNEO
BERDISKUSI : Anggota DPRD Kotim, Dadang Siswanto bersama anggota DPRD dari Dapil II meninjau perbaikan drainase Jalan Jaya Wijaya Sampit. FOTO : SEPUTAR BORNEO

SB, SAMPIT - Selain masalah jalan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga menyoroti masalah drainase di wilayah Kecamatan Baamang.

Lantaran setiap terjadi hujan dengan intensitas tinggi di daerah pemilihan (Dapil) II tersebut acap kali terjadi banjir, hingga badan jalan tergenang.

Anggota DPRD Kotim, Dadang Siswanto mengatakan, setiap terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi sering terjadi genangan air, itu dikarenakan penyumbatan drainase, contohnya di Jalan Tjilik Riwut seberang Hotel Wella setiap hujan pasti banjir.

"Nah ini menjadi perhatian serius kami anggota DPRD Kotim dari Dapil II. Jadi tahun 2023 pemerintah daerah selain merealisasikan perbaikan jalan masalah drainase, karena dua hal ini saling berkaitan. Apabila jalan sudah bagus tetapi drainasenya mampet sehingga jalan akan tergenang dan cepat rusak. Pemerintah harus memikirkan ini," terang anggota DPRD Kotim Dapil II ini, Kamis (3/11/2022).

Wakil Ketua Komisi III ini menyampaikan, dari reses tinjau lapangan ternyata pemerintah daerah juga sudah melakukan perbaikan drainase seperti Jalan Jaya Wijaya 7.

"Kita lihat sendiri tadi, Jalan Jaya Wijaya 7 sedang ada perbaikan drainase. Harapan kita perbaiki juga dilakukan dibeberapa titik seperti saya sampai sebelumnya tadi, yaitu Jalan Tjilik Riwut yang selalu tergenang apabila terjadi hujan. Sebab kita melihat konsentrasi pemerintah selalu jauh dari kota, padahal dalam kota masih banyak belum terpenuhi," tukasnya. (ok)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard