Maskapai Lion Air Kembali Berulah dengan Tradisi Delay
SB, PALANGKA RAYA - Maskapai berlambangkan singa merah kembali berulah, dengan tradisi delay berkepanjangan. Dengan alasan teknis, pihak maskapai Lion Air kembali lakukan delay penerbangan dengan tujuan Surabaya. Terlihat wajah muram penumpang yang sudah menunggu di ruang runggu Bandara Cilik Riwut Palangka Raya.
Kurnia, salah satu penumpang maskapai Lion Air, yang akan berangkat ke Surabaya, mengatakan bahwa sebelumnya keberangkatan Maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 681, sesuai yang tertera di tiket yang sibeli melalui online, dijadwalkan akan berangkat pada pukul 15.15 WIB.
"Saya akan berangkat berdua dengan teman saya ke Surabaya, dapat informasi melalui pemberitahuan pesan singkat, bahwa keberangkatan dialihkan dari pukul 15.15 WIB, menjadi pukul 16.15 WIB," ungkap Kurnia. Kamis (28/08/2025).
Setelah melakukan delay pertama pukul 16.15 WIB, maskapai yang kerap delay tersebut, kembali berulah, melalui pengeras suara yang ada di ruang tunggu Bandara Tjilik Riwut, jadwal penerbangan kembali mengalami penundaan, menjadi sekitar pukul 17.20 WIB, sontak membuat penumpang yang sudah menunggu di ruang tunggu, Bandara Tjilik Riwut, sangat kecewa atas penundaan yang sudah berulang.
"Karena delay, saya dan teman saya ke caffe, pesan makanan, belum sempat makanan datang, sekitar pukul 17.42 WIB, penumpang diminta untuk naik ke pesawat," tambah Kurnia.
Pada pukul 18.11 WIB, pesawat mulai bergeser dari apron, menuju landasan pacu, pesawat mulai memacu kecepatan untuk lepas landas, namun setelah pesawat memacu kecepatan, pesawat mendadak berhenti, membuat seluruh penumpang khawatir.
"Biasa saat pesawat akan lepas landas, selalu bergerak dari ujung landasan, terdengar suara mesin dipacu, tapi setelah dipacu dan akan lepas landas, mendadak pesawat seperti dipaksa berhenti, seperti di rem mendadak, kamipun merasa bingung bercampur takut," tambah Kurnia lagi.
Setelah berhenti sekitar beberapa menit, terdengar pramugari bahwa ada gangguan teknis pada pesawat, sehingga penumpang diminta untuk turun dan menunggu diruang tunggu, serta membawa semua barang bawaan, dengan penuh rasa kecewa dan takut, ratusan penumpang turun dari pesawat menuju ruang tunggu bandara. (sb)