Lewati ke konten utama
Provinsi

Gubernur Bersama TNI-Polri Patroli Besar Keliling Palangka Raya

Redaksi 02-09-2025, 05:25 WIB 2 menit baca
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan ketika mulai patroli. (FOTO:ISTIMEWA)
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan ketika mulai patroli. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA- Patroli besar-besaran kembali di gelar di kawasan Jantung Kota Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (2/9/2025) sore.

Aparat keamanan dari Polda Kalteng dan TNI serta Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng berkeliling menyusuri sejumlah jalan protokol yang ada.

Hal ini dilakukan menyusul ketegangan sosial yang sebelum terjadi di warna sejumlah aksi unjuk rasa.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin patroli skala besar turut didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran.

Kemudian turut hadir Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Ketua DPRD Arton S. Dohong, serta Wakil Gubernur H Edy Pratowo turut hadir dalam barisan.

Hadir pula perwakilan dari organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan sejumlah elemen kepemudaan. Kebersamaan yang menggambarkan kekompakan lintas sektor dalam menjaga keamanan Bumi Tambun Bungai.

"Patroli ini adalah langkah preventif kami dari Polda Kalteng bersama pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," ujar Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dalam keterangannya di sela patroli.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan, jika rute patroli skala besar kali ini dimulai dari Istana Isen Mulang.

“Rombongan menyusuri sejumlah jalan utama dan titik strategis di Kota Palangka Raya seperti Bundaran Besar, Jalan Tjilik Riwut, Jalan Garuda, Rajawali, hingga Antang,” ucapnya.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui Jalan Arut, S Parman, A Yani, Murjani, Diponegoro, dan Bundaran Kecil, sebelum kembali melintasi Jalan RTA Milono dan finis di Goffee Cafe.

"Sejumlah objek vital jadi fokus pantauan. Hingga patroli berakhir, situasi tetap kondusif dan terkendali," ungkapnya.

Namun tak hanya patroli yang dilakukan sore itu. Sebelum rombongan bergerak, digelar pula doa bersama lintas agama di Istana Isen Mulang. Suasana khidmat mewarnai momen tersebut, sebagai simbol harapan agar Kalimantan Tengah senantiasa damai dan jauh dari perpecahan.

"Doa lintas agama ini jadi bukti kuatnya sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan," pungkasnya. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard