Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Perkuat Akses Literasi Keuangan

Redaksi 13-04-2026, 03:24 WIB 1 menit baca
Pelaksanaan Rapat Koordinasi TPAKD Wilayah Barat Kalteng Triwulan I 2026.
Pelaksanaan Rapat Koordinasi TPAKD Wilayah Barat Kalteng Triwulan I 2026.

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat melalui penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, mengatakan bahwa rapat koordinasi TPAKD Wilayah Barat Provinsi Kalimantan Tengah Triwulan I Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah dan mengevaluasi program yang telah berjalan.

“Ini merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi, melakukan evaluasi, serta menyamakan langkah dalam mendorong peningkatan akses keuangan masyarakat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah tersebut juga menjadi forum sinergi antar pemangku kepentingan dalam memperluas jangkauan layanan keuangan formal.

Menurut Umar, TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong inklusi keuangan, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan perbankan.

“Keberadaan TPAKD semakin relevan untuk menjawab tantangan, seperti keterbatasan akses layanan keuangan di wilayah tertentu dan masih belum meratanya pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan formal,” jelasnya.

Ia menambahkan, forum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana monitoring dan evaluasi terhadap capaian program di masing-masing daerah.

“Melalui forum ini, kita bisa melihat sejauh mana capaian yang telah diraih, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah perbaikan yang lebih efektif ke depan,” tambahnya.

Selain rapat koordinasi, agenda coaching clinic turut mendapat apresiasi sebagai bentuk dukungan nyata bagi perangkat daerah, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

“Pelatihan ini penting agar pemahaman terkait perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan program semakin komprehensif dan tidak hanya berhenti pada aspek administratif,” pungkasnya. (f1/sb) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard