Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

DPKP Kotim Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1447 H

Redaksi 24-04-2026, 12:26 WIB 1 menit baca
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan DPKP Kotim, Endrayatno
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan DPKP Kotim, Endrayatno

SB, SAMPIT - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang masuk dari luar daerah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kotim, Endrayatno, mengatakan pemantauan kesehatan ternak telah dilakukan sejak awal kedatangan. Langkah ini bertujuan memastikan hewan yang akan diperjualbelikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat.

“Ini kan baru masuk, kami sudah mulai keliling. Pertama ini kami menugaskan empat orang untuk wilayah Kota Sampit untuk memastikan kesehatan hewan yang baru datang itu,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, pasokan hewan kurban yang masuk ke Kotim saat ini berasal dari sejumlah daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Ia menyebutkan, hingga kini jumlah ternak dari kedua wilayah tersebut masih relatif seimbang.

“Pasokan dari Jawa dan Sulawesi masih seimbang untuk sementara ini,” katanya.

Selain pemantauan awal, DPKP juga akan melaksanakan pemeriksaan antemortem, yakni pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih. Pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung satu hingga dua minggu menjelang Idul Adha.

“Antemortem itu akan kami lakukan satu atau dua minggu sebelum Hari Raya Idul Adha,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara, ketersediaan hewan kurban di Kotim terdiri dari 684 ekor sapi Madura, 264 ekor sapi Bali, 296 ekor kambing, serta 60 ekor domba.

Pemerintah daerah memastikan pengawasan akan terus diperketat guna menjamin hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard