Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Awal Mei, Penerbangan Super Air Jet ke Sampit, Dishub: Semua Teknis Sudah Siap

Redaksi 30-04-2026, 09:12 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah
Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah

SB, SAMPIT - Rencana pendaratan pesawat Super Air Jet di Bandara Haji Asan Sampit yang dijadwalkan pada 7 Mei 2026 hingga kini belum mengalami perubahan. Namun, penjualan tiket masih belum terlihat di aplikasi pemesanan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Raihansyah, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pihak maskapai.

“Untuk progresnya, sebagaimana yang telah diumumkan Bapak Bupati pada beberapa kesempatan, tanggal 7 Mei 2026 sampai saat ini belum ada perubahan. Hanya saja, untuk penjualan tiket memang masih belum terlihat di aplikasi. Mudah-mudahan sore ini atau besok sudah ada keputusan dari tim Lion Air,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, dari sisi teknis seluruh persiapan sebenarnya telah rampung, mulai dari ground handling hingga perizinan slot penerbangan dari Bandara Haji Asan Sampit hingga Cengkareng.

Selain itu, sejumlah kendala di sekitar landasan juga telah ditangani, termasuk pemangkasan pohon yang sebelumnya menjadi perhatian pilot.

“Beberapa pohon yang menjadi atensi pilot sudah kami tebang, baik di sisi barat maupun timur landasan. Memang masih ada milik masyarakat yang sedang berproses, tapi nanti juga akan kita selesaikan,” tambahnya.

Raihansyah menegaskan, kesiapan landasan pacu juga telah melalui pengujian teknis sejak beberapa bulan lalu, termasuk pengukuran kekuatan landasan (PCN) dan simulasi operasional pesawat.

“Landasan sudah diuji, mulai dari ketebalan, putar balik hingga parkir pesawat, semuanya sudah disimulasikan dan dinyatakan mencukupi. Sertifikat bandara juga sudah keluar setelah dicek tim Lion Group,” ungkapnya.

Untuk jenis pesawat yang akan digunakan, Super Air Jet disebut memiliki beberapa tipe kapasitas, dan untuk Sampit akan menggunakan tipe dengan kapasitas sekitar 180 penumpang.

“Pesawat Super Air Jet itu ada beberapa tipe, besar, sedang, dan kecil. Untuk kita kemungkinan yang 180 penumpang. Namun, tidak akan terisi penuh, hanya sekitar 70 sampai 80 persen, karena juga membawa kargo dan mempertimbangkan faktor keselamatan,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard