Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Semprot Kadis PUPR, Minta Inspektorat Periksa Proyek Cat Jalan Biru

Redaksi 20-05-2026, 09:54 WIB 1 menit baca
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran bersama kepala OPD menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan di Rujab Gubernur. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran bersama kepala OPD menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan di Rujab Gubernur. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, geram menyusul viralnya proyek pengecatan jalur kiri berwarna biru yang disebut luntur saat diguyur hujan. Agustiar bahkan menyemprot Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng karena dinilai hanya menerima laporan dari atas meja tanpa mengecek langsung kondisi di lapangan.

Tak hanya memberi teguran keras, Gubernur juga langsung memerintahkan Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.

Inspektur Daerah Provinsi Kalteng, Eko Sulistiono, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pendalaman di lokasi pekerjaan.

“Tim kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan pemeriksaan terkait kondisi itu,” kata Eko, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek, mulai dari pelaksana pekerjaan, pengawas hingga pihak yang terlibat dalam proses perencanaan.

“Semua pihak yang terkait akan dimintai keterangan supaya proses pemeriksaan berjalan objektif,” ujarnya.

Eko menegaskan, Inspektorat akan bekerja secara profesional dan independen guna memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Meski proyek tersebut menjadi sorotan publik, ia meminta masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan karena proses audit masih berlangsung.

“Selama pemeriksaan belum selesai, kami belum bisa menyampaikan hasilnya ke publik. Nanti setelah semuanya rampung baru akan kami sampaikan,” katanya.

Ia juga memastikan, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi proyek, maka akan ada rekomendasi tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, video dan foto jalur jalan bercat biru yang tampak memudar dan luntur saat hujan ramai beredar di media sosial dan memicu kritik masyarakat terkait kualitas pengerjaan proyek tersebut. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard