Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Lantik Pengurus DAD dan BATAMAD se-Kalteng, Tekankan Peran Jaga Harmoni Daerah

Redaksi 22-05-2026, 03:02 WIB 2 menit baca
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat melantik pengurus DAD dan Batamad kabupaten dan kota se-Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA)
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat melantik pengurus DAD dan Batamad kabupaten dan kota se-Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran melantik pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) kabupaten/kota se-Kalteng serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DAD Kalteng, Jumat (22/5/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng tersebut menjadi momentum penguatan kelembagaan adat dalam menjaga persatuan, budaya, dan stabilitas sosial di Bumi Tambun Bungai.

Pelantikan dilakukan terhadap struktur kepengurusan DAD di delapan kabupaten/kota, BATAMAD di empat kabupaten, serta LBH DAD Kalteng berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalteng Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kalteng. Pembacaan keputusan pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Umum DAD Kalteng, Yulindra Dedy.

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Marthin Billa, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

“Atas nama Presiden MADN, saya mengucapkan selamat kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang dilantik. Semoga dalam mengemban amanat ini, kita melaksanakan tugas demi pembangunan bangsa ini, khususnya pembangunan masyarakat Kalteng yang berbahagia,” tuturnya.

Sementara itu, Agustiar Sabran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DAD Kalteng menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah menghadapi berbagai dinamika sosial di daerah.

“Pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, dan menyamakan persepsi dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, dan ekonomi di Kalteng,” ujar Agustiar Sabran.

Ia mengatakan, Kalteng merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam sekaligus memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama yang harus terus dijaga keharmonisannya.

Menurutnya, di tengah arus modernisasi dan investasi yang terus berkembang, tantangan sosial yang dihadapi masyarakat semakin kompleks sehingga diperlukan peran aktif lembaga adat dalam menjaga stabilitas daerah.

“Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni agar pilar-pilar kebangsaan tetap kokoh berdiri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga menekankan tiga fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan, yakni penanganan dan pencegahan konflik, penguatan kearifan lokal sebagai instrumen hukum, moral, dan pendidikan, serta memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kepengurusan DAD dan BATAMAD kabupaten/kota yang dilantik dapat terus solid, berintegritas, dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum,” tegasnya.

Acara pelantikan turut dihadiri Kapolda Kalteng, Kabinda, Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Penjabat Sekda Kalteng, para bupati dan wakil bupati, pengurus inti DAD Kalteng, anggota DAD dan BATAMAD se-Kalteng, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard