Stadion 29 Nopember Sampit Siap Sambut HNR Cup 2
SB, SAMPIT - Stadion 29 Nopember Sampit yang sebelumnya tampak kurang terawat kini berubah drastis menjadi arena sepakbola yang lebih megah dan tertata. Pembenahan besar-besaran tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan turnamen HNR Cup 2 yang akan digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kerja keras panitia HNR Cup 2 selama beberapa waktu terakhir mulai membuahkan hasil. Rumput lapangan ditata lebih rapi, area tribun dibersihkan, hingga berbagai fasilitas pertandingan dipersiapkan secara maksimal demi menghadirkan atmosfer turnamen yang lebih profesional.
Turnamen HNR Cup 2 sendiri disebut-sebut sebagai salah satu ajang sepakbola tarkam terbesar di Kalimantan Tengah. Sebanyak 64 tim dipastikan ikut ambil bagian dalam perebutan trofi bergengsi tersebut.
Tidak hanya menyuguhkan pertandingan sepakbola, pembukaan HNR Cup 2 pada 31 Mei 2026 mendatang juga akan diramaikan dengan berbagai penampilan budaya khas Kalimantan Tengah, seperti musik tradisional Dayak, tarian adat, hingga hiburan rakyat bernuansa modern.
Selain itu, laga pembukaan juga akan menghadirkan pertandingan ekshibisi antara Ardina melawan Bhayangkara FC Legend yang diperkuat sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia, seperti Zaenal Arief, Ilham Jaya Kusuma, Isnan Ali, hingga mantan pemain Persib Bandung, Shohei Matsunaga.
Usai laga ekshibisi, pertandingan pembuka HNR Cup 2 akan mempertemukan juara bertahan RSDM FC menghadapi Juaraga FC.
Juru Bicara HNR Cup 2, Adi Wahyudi atau yang akrab disapa Bray 57, mengatakan seluruh persiapan turnamen saat ini hampir rampung.
“Persiapan sudah hampir 100 persen. Rumput stadion sudah dibenahi, perlengkapan pertandingan sudah siap, dan berbagai kebutuhan teknis lainnya juga aman,” kata Adi, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, panitia ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi pemain maupun masyarakat yang nantinya hadir di Stadion 29 Nopember Sampit.
Karena itu, konsep HNR Cup 2 dibuat lebih besar, lebih tertata, dan lebih meriah dibanding pelaksanaan turnamen sebelumnya.
“Ini bukan hanya soal pertandingan sepakbola, tapi bagaimana kita menghadirkan hiburan dan kebanggaan bagi masyarakat Kotim,” ujarnya.
Menurut Bray 57, perubahan besar Stadion 29 Nopember tidak lepas dari semangat gotong royong para panitia dan pecinta sepakbola di Sampit yang rela meluangkan waktu, tenaga, hingga pikiran demi menyukseskan turnamen tersebut.
Bahkan, sejumlah legenda sepakbola Sampit yang tergabung dalam Sampit All Star turut turun langsung membantu proses persiapan.
HNR Cup 2 diketahui merupakan inisiatif para pecinta sepakbola Kotim yang tergabung dalam Sampit All Star, dengan dukungan pemerintah daerah serta sejumlah sponsor yang peduli terhadap perkembangan sepakbola di Bumi Habaring Hurung.
Turnamen ini juga diharapkan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit muda potensial dari Kotawaringin Timur yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Dengan tampilan Stadion 29 Nopember yang kini jauh lebih rapi dan megah, HNR Cup 2 perlahan menjadi simbol bangkitnya gairah sepakbola di Kotim. (f1/sb)