Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Sidak LPG dan Minyak Kita, Pemkab Kotim Soroti Distribusi Pemicu Inflasi

Redaksi 12-06-2026, 01:05 WIB 1 menit baca
Wabup Kotim, Irawati ketika melaksanakan sidak gudang minyakkita. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Wabup Kotim, Irawati ketika melaksanakan sidak gudang minyakkita. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan persoalan distribusi LPG subsidi dan minyak goreng Minyakita saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (12/6/2026).

Sidak yang dipimpin Wakil Bupati Kotim Irawati bersama TPID, Polres, Kejaksaan, Bulog, dan instansi terkait itu menyasar sejumlah pangkalan LPG serta pabrik minyak goreng PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM).

Irawati mengatakan harga LPG di pangkalan masih sesuai ketentuan, yakni Rp22 ribu per tabung. Namun, harga sering naik saat dijual kembali oleh pengecer.

“Stok aman, baik LPG maupun Minyakita. Yang menjadi perhatian adalah pola distribusi yang memengaruhi harga di masyarakat,” katanya.

Menurutnya, tingginya harga kebutuhan pokok menjadi salah satu penyebab inflasi Kotim yang saat ini mencapai 4,18 persen.

Pemkab Kotim akan mengevaluasi sistem distribusi bersama Bulog dan instansi terkait agar pasokan tetap terjaga dan harga lebih terkendali.

“Kami ingin distribusi lebih efektif sehingga harga di masyarakat bisa lebih stabil,” tegas Irawati. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard