seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Wabup Kotim Cek Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap di Kota Besi

by Redaksi - Tanggal 01-09-2026,   jam 16:55:15
Wabup Kotim, Irawati ketika memantau langsung pemeriksaan kesehatan warga di Kota Besi. (FOTO: ISTIMEWA) Wabup Kotim, Irawati ketika memantau langsung pemeriksaan kesehatan warga di Kota Besi. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), termasuk warga Desa Soren dan Desa Simpur, Kecamatan Kota Besi.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim. Wakil Bupati Kotim Irawati turun langsung ke dua desa tersebut pada Senin (31/8/2026) untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan masyarakat terdampak kabut asap mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, Irawati didampingi Devi, perwakilan anggota DPRD Kotim daerah pemilihan IV, Kepala Puskesmas Kota Besi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim, serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim.

“Kehadiran kami untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta memberikan pengobatan kepada masyarakat yang terdampak asap akibat karhutla di tengah kondisi kemarau,” kata Irawati, Selasa (1/9/2026).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan setelah adanya laporan mengenai dampak kabut asap yang mulai dirasakan warga di Desa Soren dan Simpur, khususnya terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

Melalui pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan dapat mengetahui kondisi warga sekaligus memberikan penanganan terhadap berbagai keluhan kesehatan yang muncul akibat paparan asap.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Semoga melalui pemeriksaan dan pengobatan ini dapat membantu meringankan keluhan kesehatan yang dirasakan warga akibat paparan asap,” ujarnya.

Irawati menegaskan, kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi salah satu prioritas Pemkab Kotim selama kondisi karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi kabut asap sedang pekat. Warga juga diminta menggunakan masker dan segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami gangguan kesehatan.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, membatasi aktivitas di luar rumah ketika asap pekat, menggunakan masker, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan,” katanya.

Pemkab Kotim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak karhutla dan kabut asap, khususnya di wilayah yang kondisi udaranya mengalami penurunan. (f1/sb)