seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Bapas Kelas II Pangkalan Bun Laksanakan Pelayanan BINTER dan Pembinaan Kemandirian

by Redaksi - Tanggal 01-09-2026,   jam 20:29:00
Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun, Tigor Imamuel Hutabalian Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun, Tigor Imamuel Hutabalian

SB, PANGKALAN BUN– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun melaksanakan kegiatan wajib lapor klien yang dipadukan dengan pelayanan Pembinaan Interaksi (BINTER), pembinaan kemandirian, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan penyaluran bantuan sosial.

Kegiatan yang merupakan agenda rutin Bapas Kelas II Pangkalan Bun ini dilaksanakan di Aula Bapas Kelas II Pangkalan Bun dan Masjid Nurul Iman, pada Selasa (01/09/2026).

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pelaksanaan wajib lapor klien. Selanjutnya, Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa (BKD) memberikan sambutan sekaligus menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat hubungan antara klien dengan masyarakat.

Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun, Tigor Imamuel Hutabalian, kemudian memberikan sambutan dan menyampaikan materi Pembinaan Interaksi (BINTER). Dalam materinya, Kepala Bapas menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, menjaga perilaku positif, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat proses reintegrasi sosial setelah menjalani pembinaan.

Setelah penyampaian materi BINTER, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi budidaya perikanan oleh Rafi. Materi tersebut memberikan pengetahuan dasar mengenai budidaya ikan dalam ember serta peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh klien sebagai bekal keterampilan dan peningkatan kemandirian ekonomi.

Pada sesi diskusi, salah seorang klien, Ibu Kustati, menanyakan kemungkinan untuk tetap mengikuti kegiatan pembinaan apabila di kemudian hari Bapas menyelenggarakan pelatihan lain seperti pertanian atau kegiatan keterampilan lainnya meskipun masa bimbingannya telah berakhir. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapas menyampaikan bahwa Bapas tetap membuka ruang komunikasi dan silaturahmi bagi para klien.

"Tentu bisa. Meskipun masa bimbingan telah berakhir, saudara-saudara tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bapas Kelas II Pangkalan Bun. Selama komunikasi tetap terjalin dengan baik dan kegiatan tersebut bermanfaat, kami sangat terbuka untuk terus berkolaborasi dan mendukung perkembangan para klien," kata Kepala Bapas.

Para klien yang mengikuti kegiatan juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan BINTER yang secara rutin dilaksanakan oleh Bapas Kelas II Pangkalan Bun. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat dalam menambah wawasan, membangun motivasi, serta mempererat hubungan antara klien dan petugas pemasyarakatan.

Selain menerima materi pembinaan, para klien juga mengisi Survei Kepuasan Klien secara daring melalui website yang telah disediakan sebagai bentuk partisipasi dalam peningkatan kualitas layanan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan korve bersama di lingkungan Masjid Nurul Iman dan area sekitar Kantor Bapas Kelas II Pangkalan Bun.

Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Bapas Kelas II Pangkalan Bun turut menyerahkan bantuan sosial kepada Masjid Nurul Iman yang diterima langsung oleh Bapak Sikardi selaku perwakilan pengurus masjid.

"Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Pangkalan Bun berharap klien tidak hanya memperoleh pembinaan selama masa bimbingan, tetapi juga tetap memiliki semangat untuk berkembang, berkontribusi positif di masyarakat, dan menjaga hubungan baik dengan Bapas sebagai mitra dalam proses reintegrasi sosial," pungkasnya. (sb)