Tak Hanya Padamkan Karhutla, Polres Barsel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih ke Warga
SB, BUNTOK – Di tengah kemarau panjang yang membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih, Polres Barito Selatan (Barsel) tak hanya fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Jajaran Polres Barsel juga turun langsung mendatangi permukiman warga untuk membagikan air bersih. Hingga Senin (21/9/2026), sudah 12 ribu liter air bersih disalurkan dalam tiga kali kegiatan.
Bantuan tersebut menyasar warga di tiga wilayah, yakni Desa Dusun Selatan, Desa Jelapat Ujung dan kawasan Jalan Barito Raya. Ratusan warga disebut telah merasakan manfaat bantuan tersebut.
Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, pendistribusian air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami terus upaya secara bertahap. Selama tiga kali ini di tiga wilayah. Nanti besok atau lusa di tempat lain lagi. Mudah-mudahan upaya ini bisa membantu masyarakat yang terdampak kemarau dan kekurangan air bersih,” kata Eko, Senin sore (21/9/2026).
Pada penyaluran ketiga, personel kembali membawa 4.000 liter air bersih ke kawasan Jalan Barito Raya dan Kelurahan Jelapat, tepatnya di RT 06, RT 07 dan RT 08.
Eko mengatakan, bantuan tidak hanya dipusatkan di satu lokasi. Petugas bergerak mencari rumah warga yang membutuhkan sehingga air dapat langsung diterima masyarakat terdampak.
“Jadi sistemnya hunting mobil ke tempat-tempat rumah warga. Hari ini sudah kami salurkan sekitar 80 kepala keluarga yang terdampak,” ujarnya.
Menurutnya, pola tersebut akan terus dilakukan sambil menampung informasi dari masyarakat mengenai wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih.
“Insya Allah, secara bertahap akan kembali menyalurkan lagi. Sambil juga mencari informasi di masyarakat dan minta masukan masyarakat lainnya,” katanya.
Sebelumnya, Polres Barsel menyalurkan 4.000 liter air bersih ke wilayah Desa Dusun Selatan bersama perangkat desa dan masyarakat. Sehari berikutnya, bantuan kembali diberikan ke Desa Jelapat Ujung dengan jumlah yang sama.
Dengan tiga kali penyaluran, total bantuan yang telah didistribusikan mencapai 12 ribu liter dan menjangkau sekitar 900 warga.
Eko menegaskan, kebutuhan air bersih menjadi salah satu perhatian kepolisian di tengah kemarau dan karhutla yang terjadi saat ini. Masukan warga menjadi dasar bagi pihaknya untuk menentukan lokasi penyaluran berikutnya.
“Terima kasih atas masukan dan saran masyarakat dalam upaya penanganan dan penanggulangan karhutla serta kekeringan saat ini. Salah satunya kebutuhan akan air bersih, dimana kami juga berupaya untuk dapat membantu masyarakat,” pungkasnya. (f1/sb)