Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Tinjau RMU di Lampuyang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Sejahteraan Petani

Redaksi 10-10-2026, 15:50 WIB 1 menit baca
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran didampingi Wabup Irawati meninjau RMU di MHS di Lampuyang. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran didampingi Wabup Irawati meninjau RMU di MHS di Lampuyang. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran meninjau langsung pabrik penggilingan padi modern atau Rice Milling Unit (RMU) di Desa Lampuyang, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (10/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas pengolahan gabah menjadi beras yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Agustiar mengatakan, pembangunan RMU tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengembangkan pengolahan hasil pertanian di daerah.

Dengan demikian, gabah yang selama ini dibawa keluar daerah dapat diolah di Kalteng sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

“Tujuannya tidak lain untuk menjaga ketahanan pangan Kalimantan Tengah. Selama ini, hasil pertanian kita banyak dibawa keluar daerah. Sekarang, pengolahannya kita dorong agar bisa dilakukan di sini,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan RMU juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Desa Lampuyang dan sekitarnya.

Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga harga gabah petani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Agustiar menyinggung kebijakan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram sebagai salah satu acuan untuk melindungi petani.

“Ini juga untuk menjaga harga gabah sesuai instruksi Presiden, Rp6.500. Supaya harga yang diterima petani tetap terjaga. Kalau bisa lebih tinggi, tentu petani semakin sejahtera,” katanya.

Agustiar menambahkan, pengembangan fasilitas pengolahan padi di daerah menjadi langkah penting agar petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari hasil panen mereka.(f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard