Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Puluhan Kades Mengadu ke DPRD Kalteng, Dana Desa Kini Tersisa Rp200 Juta

Redaksi 10-10-2026, 09:31 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kalteng, Hj Siti Nafsiah
Anggota DPRD Kalteng, Hj Siti Nafsiah

SB, PALANGKA RAYA – Pemangkasan dana desa membuat puluhan kepala desa dari Kabupaten Katingan dan Pulang Pisau mengadu ke DPRD Kalteng. Mereka khawatir keterbatasan anggaran menghambat program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, mengatakan penurunan anggaran membuat pemerintah desa kesulitan memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

“Misalnya, satu desa sebelumnya bisa mendapatkan sekitar Rp1 miliar atau Rp1,5 miliar, sekarang tinggal tersisa Rp200 juta sampai Rp300 juta,” ungkap Nafsiah.

Menurutnya, kondisi tersebut memaksa pemerintah desa menyesuaikan program yang telah direncanakan. Dengan anggaran yang jauh berkurang, desa harus menentukan kegiatan yang menjadi prioritas.

“Dengan kondisi itu, mereka menjadi kebingungan bagaimana merealisasikan program dan kegiatan serta mengatasi persoalan di desa dengan anggaran yang sangat minimalis,” ujarnya.

Nafsiah menambahkan, keterbatasan anggaran tidak hanya dialami pemerintah desa, tetapi juga pemerintah daerah, termasuk Pemprov Kalteng.

Perubahan kemampuan fiskal membuat berbagai tingkatan pemerintahan harus menyesuaikan belanja dan pelaksanaan program. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard