Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Cegah Banjir, BPBD Kotim Segera Normalisasi Anak Sungai

Redaksi 13-01-2024, 07:04 WIB 1 menit baca
Tampak drainase penuh sehingga menyebabkan beberapa titik tergenang air. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak drainase penuh sehingga menyebabkan beberapa titik tergenang air. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terendam banjir, hal tersebut diduga kurang berfungsinya drainase dan anak sungai.

Hal ini pun mendapatkan tanggapan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Multazam.

Yang mana menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan normalisasi 

 

mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan normalisasi sungai sehingga banjir dapat teratasi.

"Kami telah mengecek langsung di beberapa titik dan telah melakukan observasi terhadap warga yang terdampak banjir memang sebagian titik masih terendam," ujar Multazam.

Untuk wilayah yang terdampak banjir BPBD Kotim telah mencatat beberapa titik yang lokasi yang mengalami banjir diantaranya di Kecamatan Baamang berada di Jalan Sampurna Barat (20cm), Jalan Sangga Buana (35cm), Jalan Jaya Wijaya 1B (10cm), Jalan Imam Bonjol (10cm) dan Jalan Suka Bangsa (25cm). Untuk wilayah Kecamatan Ketapang hanya ada di Lingkar Selatan dan Sawahan.

Menurut data yang dikeluarkan oleh BPBD penyebab terjadinya banjir adalah tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Kotim dari tanggal 11-12 Januari 2024 dan tersumbatnya aliran sungai yang dipenuhi oleh sampah rumah tangga pada wilayah tersebut dan pasangannya air dari Sungai Mentaya.

Sedangkan akibat dari bencana banjir ini mengakibatkan 3 Unit Madrasah terendam banjir, 3 unit mushollah, kurang lebih 120 rumah terendam banjir dan ruas jalan digenangi air. 

"Kami juga telah mengupayakan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan Bina Marga Pengairan untuk menormalisasi sungai yang terhambat dan mengalami penyempitan guna untuk memperlancar aliran air supaya tidak terjadi lagi kebanjiran seperti ini", tutupnya. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard