Banjir Landa 8 Daerah, Pemprov Salurkan Bantuan Melalui TNI dan Polri
SB, PALANGKA RAYA - Tingginya intensitas curah hujan di Kalimantan Tengah (Kalteng), menyebabkan delapan kabupaten dan kota dikepung banjir.
Sehingga Pemerintah Provinsi Kalteng menetapkan siaga bencana, karena dari data Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran ada delapan yang terdampak banjir.
Seperti Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Lamandau, Seruyan, Sukamara, Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya dan Barito Utara.
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran mengatakan, pertanggal 17 Oktober 2022 sebayak delapan kabupaten dan satu kota yang terdampak banjir, yaitu terdiri dari 35 kecamatan, 184 desa/kelurahan, 16.424 KK dan 47 136 jiwa.
"Dari data tersebut sebanyak 61 KK atau 235 jiwa sudah mengungsi. Kita pun bergerak cepat yaitu menyerahkan bantuan melalui Korem 102 Panju Panjung dan Polda Kalteng, yaitu masing-masing 20 ribu paket jadi total 40 ribu paket.
"Kita pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri, maka dari itu kita meminta dari TNI dan Polri untuk menyalurkan bantuan ini ke setiap daerah yah terdampak banjir. Sebab, TNI dan Polri memiliki anggota Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai ujung tombak," Sugianto saat di Mapolda Kalteng, Rabu (19/10/2022).
Sementara, Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol K Eko Saputro melalui Kasubbid Penmas, AKBP Murianto mengatakan, bantuan yang diserahkan oleh pemerintah provinsi tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
"Penyaluran bantuan kita mengerahkan dari personel Ditsamapta dan Brimob Polda Kalteng, yang nantinya akan berkoordinasi dengan dengan Polres masing-masing. Sesuatu perintah bapak Gubernur tadi bantuan secepat disalurkan kepada masyarakat," sebutnya. (ok)