Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

DPRD Kalteng Minta Pembangunan Tak di Kota Saja

Redaksi 23-05-2026, 11:31 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua DPRD Kalteng, Riska Agustin
Wakil Ketua DPRD Kalteng, Riska Agustin

SB, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin menegaskan pembangunan di Kalteng tidak boleh hanya berfokus pada wilayah perkotaan. Pemerintah daerah diminta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke desa dan wilayah pelosok yang selama ini masih mengalami keterbatasan layanan dasar.

Menurut Riska, hasil reses yang dilakukan di sejumlah daerah menunjukkan masih banyak persoalan mendasar yang dikeluhkan masyarakat. Infrastruktur jalan rusak, minimnya fasilitas kesehatan, hingga keterbatasan sarana pendidikan menjadi persoalan yang paling sering disampaikan warga.

Ia menilai ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih menjadi tantangan besar yang harus segera ditangani pemerintah daerah. Karena itu, pemerataan pembangunan dinilai penting agar seluruh masyarakat dapat merasakan pelayanan publik yang layak.

“Keluhan masyarakat saat reses masih didominasi kebutuhan dasar. Infrastruktur jalan, layanan kesehatan, dan pendidikan terutama di daerah terpencil masih menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Riska menegaskan berbagai aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi perhatian serius DPRD dalam pembahasan APBD tahun berjalan. Meski pemerintah saat ini menghadapi kondisi efisiensi anggaran, kebutuhan dasar masyarakat disebut tetap harus menjadi prioritas utama.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi sorotan. Ia menyebut masih banyak sekolah di sejumlah wilayah Kalteng yang memiliki fasilitas kurang memadai. Di sisi lain, distribusi tenaga pengajar dinilai belum merata sehingga berdampak pada kualitas pendidikan di daerah terpencil.

“Masih ada sekolah dengan kondisi fasilitas yang belum layak dan kekurangan tenaga pengajar. Ditambah lagi pembangunan jalan kewenangan provinsi juga belum sepenuhnya merata,” katanya.

DPRD Kalteng berharap pemerintah provinsi dapat mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedalaman dan pelosok, agar akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar dapat semakin meningkat. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard