Sikap Toleransi Tinggi Cerminan Jati Diri Masyarakat
SB, PALANGKA RAYA - Sikap toleransi masyarakat di Kota Palangka Raya patut untuk diapresiasi, bagaimana tidak, selama pelaksanaan puasa Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, umat lain tentunya merasa terganggu dengan adanya suara nyaring dari masjid disaat membangunkan orang sahur ataupun saat berbuka.
Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf, mengapresiasi sikap warga yang beragama lain dengan sikap toleransi yang cukup tinggi.
“Tentunya sikap toleransi yang tinggi ini merupakan cerminan jati diri masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini tetap terjaga kondusifitasnya,” ungkapnya, Senin (24/04/2023) di Palangka Raya.
Lebih lanjut legislator DPRD Kota Palangka Raya ini menambahkan, sikap toleransi yang selalu dipegang teguh oleh masyarakat tentu sangat mempererat kerukunan antar umat beragama.
“Situasi ini harus dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lagi, perbedaan bukanlah halangan untuk tetap hidup berdampingan dan rukun, serta saling menghargai antar sesama umat beragama,” ujarnya menambahkan.
Wahid mengharapkan, keharmonisan ini dapat terus terjaga di Kota Palangka Raya, tidak hanya pada momen hari raya Idulfitri, tapi juga hari besar keagamaan lainnya. Dengan begitu Palangka Raya bisa menjadi kota percontohan dengan kerukunan antar umat beragamanya.
Dirinya menilai, meski masyarakat Kota Palangka Raya terdapat berbeda keyakinan, namun bukanlah suatu masalah, karena masyarakat terbiasa dengan perbedaan dan dapat hidup berdampingan dengan rukun serta saling menghargai antara satu dan lainnya. (mda/ok)